TAPANULI SELATAN, SUARASUMUTONLINE.ID– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan mengirim 100 unit chainsaw untuk mempercepat pembersihan material pascabanjir di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Langkah cepat ini merupakan respons langsung atas permintaan Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, yang menegaskan kebutuhan peralatan pemotong kayu sangat mendesak di lokasi terdampak.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan kepastian tersebut saat meninjau wilayah terdampak banjir di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Minggu
Dalam kunjungan itu, ia didampingi Menko PMK Pratikno, Bupati Gus Irawan Pasaribu, serta Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga.
Rombongan melihat langsung dampak kerusakan di sejumlah titik, mulai dari rumah warga hingga kendaraan yang hancur akibat arus banjir yang membawa lumpur dan batang-batang kayu besar.
Tumpukan material kayu kini menjadi kendala utama dalam proses pembersihan serta pemulihan aktivitas warga.
Suharyanto menegaskan penanganan darurat difokuskan pada kawasan paling parah terdampak. Ia juga memerintahkan peningkatan pengerahan alat berat untuk menyingkirkan kayu-kayu besar yang menghambat akses.
“Selain logistik permakanan, BNPB akan mengirimkan 100 chainsaw. Ini berdasarkan permintaan Bupati Tapanuli Selatan yang membutuhkan alat pemotong kayu untuk pembersihan lingkungan pascabanjir,” ujarnya di posko lapangan.
Meski dampak bencana cukup besar, Suharyanto menyebut situasi perlahan membaik. Akses jalan sudah mulai terbuka, sementara layanan vital seperti listrik, internet, dan air bersih masih berfungsi.
Penulis : Yuli









