MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID –Meski sejumlah SPBU di Medan kosong sejak beberapa hari belakangan hingga pagi ini, Pertamina memastikan stok BBM di depot dalam kondisi aman. Sales Area Manager Retail Medan, Tito Rivanto, mengatakan stok di fuel terminal masih mencukupi sampai kisaran 10-11 hari, sehingga masyarakat tidak perlu panik.
“Kami dari Pertamina berkomitmen penuh melakukan distribusi secara maksimal. Saat ini terkendala banyak akses jalan yang banjir. Kami berharap masyarakat tidak panik dan membeli secukupnya saja sesuai kebutuhan,” ujarnya di Sabtu (29/11).
Ia menyebut suplai ke SPBU diperkirakan kembali aman dalam 2-3 hari ke depan, seiring upaya maksimalisasi pengiriman. “Memang untuk SPBU masih menjadi PR bersama. Untuk spreading-nya, kami memaksimalkan minimal ada pengiriman terlebih dahulu,” tuturnya.
Tito mengakui panic buying terjadi sejak kemarin malam dan memperparah kondisi. “Biasanya (beli) 10 liter, saat ini mungkin full tank atau melebihi batas normal mereka,” ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada kelangkaan di depot Pertamina.
Ia juga mengatakan hambatan di SPBU bukan disebabkan penahanan stok, tetapi semata-mata karena kendala pengiriman. “Bukan ditahan, tapi memang ada terkendala pengiriman,” tuturnya.
Pertamina juga disebut tengah berkomunikasi intens dengan pusat terkait pemenuhan mobil tangki, awak mobil tangki, serta akses pengiriman.
“Jadi, intinya mohon masyarakat tidak panik karena stok BBM kami tidak langka. Memang ada terkendala pengiriman, tapi kami jamin tidak ada kelangkaan lagi di depot kami,” ucapnya.
Penulis : Youlie









