Resufel Kabinet Prabowo, Sutrisno Pangaribuan “Presiden Prabowo Patut Mengangkat Edy Rahmayadi Sebagai Menteri Pertahanan RI”

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Salah satu pos menteri yang strategis dalam perombakan Kabinet Merah Putih yang kedua, Senin (8/9) adalah Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menkopolkam). Perombakan tersebut pasti berkaitan dengan performa Menkopolkam dalam koordinasi penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam aksi massa yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa, luka berat, dan ringan serta kerugian negara yang mencapai Rp 1 triliun lebih akibat kerusakan fasilitas umum dan kantor pemerintah.

“Pemberhentian Budi Gunawan dari jabatan Menkopolkam sudah tepat. Sjafrie Samsudin Menteri Pertahanan saat ini tepat menggantikan Budi Gunawan sebagai Menkopolkam. Presiden Prabowo dapat menunjuk Edy Rahmayadi, Pangkostrad ke-38. Edy Rahmayadi adalah mantan Pangkostrad yang pernah menduduki jabatan sipil sebagai Gubernur Sumut ke- 18. Pengalaman Edy Rahmayadi sebagai Pangkostrad ke- 38 sangat tepat membantu Presiden Prabowo yang merupakan Pangkostrad ke- 22,” Ujar Sutrisno Pangaribuan Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Selasa (9/9).

Baca Juga :  Doli Usul Pilpres-Pileg Juga Dipisah: Pemilu Serentak Perkuat Pragmatisme

Menurut nya, Selain memiliki kecakapan di bidang pertahanan, Edy Rahmayadi juga memiliki kecakapan di bidang sipil sebagai Gubernur Sumut. Edy Rahmayadi mampu menjaga dan mengendalikan Provinsi Sumut saat menghadapi Pandemi Covid-19. Edy Rahmayadi mampu membangun komunikasi politik dengan 100 orang pimpinan dan anggota DPRD Sumut selama 5 tahun. Maka Edy Rahmayadi pasti mampu melakukan komunikasi politik dengan DPR RI.

“Presiden Prabowo butuh pembantu yang loyal, yang hanya mengabdi kepada Presiden Prabowo dalam mewujudkan asta cita Presiden Prabowo. Presiden membutuhkan pembantu yang loyal, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Edy Rahmayadi adalah sosok prajurit yang patuh dan hormat pada senior. Maka sebagai sesama prajurit, sebagai sesama mantan Pangkostrad, maka Edy Rahmayadi sangat tepat diangkat jadi Menhan, ” tegasnya.

Selain pernah menjadi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi juga pernah menjadi Ketum PSSI ke-16. Pengalaman sebagai Ketum PSSI melengkapi pengalaman sipil Edy Rahmayadi, sehingga melengkapi kemampuan memimpin kementerian.

Baca Juga :  Aksi Kondusif dan Aspirasi Tersampaikan, NasDem Langkat Apresiasi Kinerja TNI-Polri

Edy Rahmayadi pasti patuh dan loyal kepada Sjafrie Samsudin sebagai Menkopolkam, dan kepada Presiden Prabowo Subianto. Edy Rahmayadi sebagai prajurit yang merintis karir sebagai perwira muda lulusan Akmil 85 pasti dapat berkomunikasi yang baik kepada seluruh matra TNI.

“Sampai saat ini, Edy Rahmayadi dinilai juga tetap menjaga independensi dengan tidak bergabung dengan partai politik mana pun. Maka tidak ada hambatan dan kesulitan, dan tidak perlu izin dari Ketum Parpol mana pun untuk diangkat dalam jabatan Menhan. Edy Rahmayadi dapat diandalkan oleh Presiden Prabowo pasca aksi massa yang baru saja terjadi. Edy Rahmayadi memiliki pengalaman lapangan di bidang militer yang lengkap dan sipil yang komplit, serta loyal kepada pimpinannya. Jika Presiden Prabowo pembantu yang memiliki kecakapan dan loyalitas sebagai Menhan, maka Edy Rahmayadi pilihannya, ” tutupnya.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua pemekaran Serdang Bedagai Resmi ber KTA PSI
Golkar Sumut Pasca Musda: Andar Amin Telponan dengan Hendri Yanto Sitorus, Yasyir Ridho Ketemu Erni
Golkar Tetapkan Musda Sumut ke-11 Digelar 31 Januari–2 Februari 2026 di Medan
Bursa Ketua Golkar Sumut, Doli Tanjung Ungkap Belum Ada yang Mendaftar
Muswil PKB Sumut, 8 Calon Siap Maju Jadi Calon Ketua
Sekolah Kader Perubahan PKB, Wujudkan Kesadaran Politik dan Ideologi
Fithri M Harahap Ditunjuk Sebagai Ketua PAN Binjai
Konferda VI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara Kukuhkan Rapidin Simbolon Pimpin DPD Periode 2025-2030
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:56 WIB

Ketua pemekaran Serdang Bedagai Resmi ber KTA PSI

Senin, 9 Februari 2026 - 12:00 WIB

Golkar Sumut Pasca Musda: Andar Amin Telponan dengan Hendri Yanto Sitorus, Yasyir Ridho Ketemu Erni

Senin, 26 Januari 2026 - 16:18 WIB

Golkar Tetapkan Musda Sumut ke-11 Digelar 31 Januari–2 Februari 2026 di Medan

Senin, 19 Januari 2026 - 20:00 WIB

Bursa Ketua Golkar Sumut, Doli Tanjung Ungkap Belum Ada yang Mendaftar

Sabtu, 29 November 2025 - 21:58 WIB

Muswil PKB Sumut, 8 Calon Siap Maju Jadi Calon Ketua

Berita Terbaru