Anggaran Rp2,8 Miliar Disorot, Kemenaker Nilai Ramadhan Fair Medan 2026 Abaikan Keselamatan

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUT ONLINE.ID – Gelontoran anggaran Rp2,8 miliar untuk pelaksanaan Ramadhan Fair Medan Tahun 2026 oleh dinas pendidikan dan kebudayaan kota Medan justru menuai kritik keras. Kepala Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kementerian Ketenagakerjaan, dr. Santi, menilai penyelenggara mengabaikan prinsip dasar keselamatan pengunjung.

Menurutnya, kondisi di lapangan secara kasat mata sudah menunjukkan banyak pelanggaran terhadap standar keamanan.

“Ventilasi sangat minim, jarak antar pengunjung terlalu rapat, dan gang terlalu sempit. Banyak faktor yang tidak safety di sana,” tegas dr. Santi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Ia menyebut, situasi tersebut bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan menyangkut keselamatan publik. Kepadatan yang tidak terkelola membuat risiko darurat sulit dikendalikan, terutama jika terjadi insiden di tengah kerumunan.

Baca Juga :  Diduga Banyak Sarang Narkoba Di Kota Binjai, Polisi Diminta Tumpas Barak Narkoba dan Judi Ikan

Selain persoalan sirkulasi udara dan kepadatan, dr. Santi juga menyoroti aktivitas memasak pedagang yang menggunakan api terbuka di area yang padat pengunjung.

“Seharusnya ada briefing kepada pedagang soal aktivitas memasak yang diperbolehkan. Saya melihat ada yang memanggang dengan api menyala. Itu sangat riskan,” ujarnya.

Ia mengingatkan, jika terjadi kebakaran atau kepanikan massal, proses evakuasi hampir mustahil dilakukan dengan cepat karena jalur keluar sempit dan tertutup lapak-lapak pedagang.

“Kalau terjadi keadaan darurat, evakuasi akan sangat sulit. Ini tampaknya sama sekali tidak dipertimbangkan oleh penyelenggara,” tambahnya.

Kritik ini memperkuat sorotan publik terhadap penggunaan anggaran miliaran rupiah tersebut. Dengan dana sebesar itu, seharusnya aspek keselamatan mulai dari ventilasi, jarak antar lapak, hingga manajemen risiko kebakaran menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Gubsu Cek Kesiapan Stadion Teladan di Piala AFF U-

Namun realitas di lapangan justru menunjukkan sebaliknya: pengunjung dijejalkan dalam ruang sempit, udara panas bercampur asap, dan api terbuka dibiarkan menyala tanpa pengamanan memadai.

Pernyataan Balai K3 Kemenaker ini memantik desakan agar pemerintah kota Medan dan aparat penegak hukum segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Ramadhan Fair 2026, termasuk audit penggunaan anggarannya.

Publik mempertanyakan: apakah anggaran Rp2,8 miliar benar-benar digunakan untuk kepentingan keselamatan dan kenyamanan warga, atau sekadar habis untuk seremoni tanpa perhitungan risiko?

Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara dan dinas pendidikan dan kebudayaan kota Medan belum memberikan tanggapan resmi atas kritik keras dari Balai K3 Kementerian Ketenagakerjaan tersebut.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kompolnas: Penanganan Kasus Winda oleh Polrestabes Medan Logus
Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi
Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar
Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin
Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:11 WIB

Kompolnas: Penanganan Kasus Winda oleh Polrestabes Medan Logus

Rabu, 23 September 2026 - 19:08 WIB

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 19:02 WIB

Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB

Daerah

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB