MEDAN, SSOL.ID– Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir menilai Sumatera Utara punya potensi besar untuk dikembangkan lewat kerja sama IMT-GT.
Hal itu disampaikannya usai Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle ke-32 di Medan, Kamis 10/9/2026.
“Saya melihat potensi yang besar, dan komitmen yang kuat. Paparan Gubernur Bobby menunjukkan banyak peluang ekonomi yang dimiliki Sumatera Utara,” kata Akmal.
Ia menyebut posisi strategis Pulau Sumatera yang dekat dengan Malaysia dan Thailand jadi keuntungan. Contohnya konektivitas logistik via Pelabuhan Pulau Pinang yang terhubung rel ke Perlis dan Thailand. Skema serupa bisa dikembangkan di IMT-GT.
Akmal juga menyorot tingginya mobilitas. Saat ini ada 60 penerbangan per minggu Malaysia-Medan. Ini indikator kuatnya hubungan ekonomi dan bisnis.
Gubernur Bobby Nasution selaku Ketua CMGF IMT-GT memaparkan proyek strategis: KEK Sei Mangkei 1.934 Ha, Toba Caldera Resort 386,72 Ha. KISS 2.445 Ha, serta pengembangan MICE dan kota cerdas di Deli Serdang.
Pertemuan dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan menegaskan komitmen Visi IMT-GT 2036: subkawasan terintegrasi, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Penulis : Wahyu Danil









