Pemko Tanjungbalai Mulai Berbenah Dengan Penataan  Kota

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG BALAI, SUARASUMUTONLINE.ID – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Tanjungbalai Emas serta menciptakan suasana yang rapi, bersih dan tertib. Pemko Tanjungbalai mulai melakukan penataan kota dimulai dengan penertiban PKL.

” Dalam rangka menciptakan Tanjungbalai Emas, kita melakukan penataan di tiap sudut kota. Agar kota tampak lebih indah, tertib, tertata rapi dan enak di pandang, dimulai dari penertiban PKL, dengan harapan menjadi daya tarik tersendiri bagi kota Tanjungbalai,” Ujar Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, Senin (21/7).

Melalui perpanjangan tangannya Satpol PP, mulai memberikan himbauan agar seluruh PKL di kota Tanjungbalai mematuhi aturan yang berlaku dalam berusaha. Jika tidak diindahkan, penegakan aturan akan dilakukan dengan pemindahan barang dagangan ke lokasi yang seharusnya.

Baca Juga :  Dua Siswa SMA di Langkat Dikeluarkan dari Sekolah usai Aniaya Remaja

Penertiban dimulai dari pedagang kaki lima (PKL) di Lapangan Pasir, mulai dari yang berjualan di sana. Penertibkan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang dan menciptakan kawasan yang lebih tertata.

Dan sebagai upaya pendukung,Pemerintah kota telah menyiapkan lokasi baru untuk pedagang, serta fasilitas pendukung seperti tempat parkir, sanitasi, dan penerangan jalan. Dimulai dengan Penataan, pendekatan persuasif dan melibatkan perwakilan pedagang serta pihak terkait.

Menurut Wali kota Mahyaruddin Salim, dalam penertiban ini masyarakat juga harus turut serta dilibatkan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pemeliharaan. Partisipasi masyarakat dapat memastikan bahwa penataan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat setempat, serta meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap fasilitas tersebut.

Baca Juga :  Warga Tapteng Ngadu ke Gubsu Belum Dapat Bantuan Meski 4 Kali Kirim Data

” Jika masyarakat tidak dilibatkan, bisa muncul masalah seperti ketidakpuasan, kurangnya perawatan fasilitas, dan potensi konflik antara masyarakat dan pihak yang melakukan penataan” Kata nya.

Untuk memastikan partisipasi masyarakat yang efektif, masyarakat perlu diberikan informasi yang jelas mengenai rencana penataan, tujuannya, dan manfaatnya. Menciptakan wadah diskusi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait untuk menampung aspirasi dan ide.

“Kami ingin menata mereka agar bisa berjualan dengan lebih baik dan tertib,”
Lokasi baru pedangang saat ini terletak di kawasan yang strategis dan mudah diakses masyarakat. Penataan PKL dilakukan melalui pendekatan persuasif dengan melibatkan langsung perwakilan PKL, Camat, Lurah, Kepling, dan Dinas terkait. Nindia

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara
Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026
DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa
Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas
Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB
9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”
Tahun ini, Dua Jembatan Penghubung Palas Dibangun
Mhd Teguh Rizki Silalahi Hadirkan Balai GASKAN sebagai Ruang Berkumpul dan Bertukar Gagasan Pemuda
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:11 WIB

MA Batalkan SK Pelepasan Hutan 4.773 Ha di Asahan; Lahan Harusnya Kembali Jadi Hutan Negara

Senin, 25 Mei 2026 - 10:07 WIB

DPRD Madina Diduga Lindungi Oknum Pungli Pendamping Desa

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkot Siantar Gelontorkan Dana Rp3 Miliar Bangun Gudang Polda, Warga Tanya Prioritas

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:12 WIB

Pos Jaga 2×3 Meter Telan 81 Juta, DPRD Sergai Diminta Buka RAB

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:09 WIB

9 Miliar Cair, Jalan Tapteng-Taput Tetap “Kurang”

Berita Terbaru