MEDAN, SSOL.ID– Jumlah korban dalam tragedi ledakan rumah di Kompleks Grand Polonia, Medan Polonia, terus bertambah. Hingga Selasa (21/7/2026) sore, dua korban ditemukan tewas dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Empat orang lainnya dilaporkan selamat dan kini menjalani perawatan.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan korban tewas pertama adalah Jesika (36), istri pemilik rumah. Jenazah Jesika ditemukan pada dini hari.
Korban kedua ditemukan sekitar pukul 15.45 WIB. Polisi belum memastikan identitas korban, apakah merupakan asisten rumah tangga atau babysitter di rumah tersebut. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Tinggal kita menunggu satu lagi, kami mohon doanya,” ujar Calvijn di lokasi kejadian.
Sementara itu, empat korban selamat telah dievakuasi. Mereka adalah balita perempuan berinisial J (2), pemilik rumah bernama Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir paket.
Calvijn menyebut kondisi Hasan saat ini sehat. Adapun balita J dan kurir paket masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“(Korban) orang tua sampai saat ini sehat walafiat, yang anak balita masih dalam proses perawatan di rumah sakit. Kemudian yang satu pengantar barang dagangan online juga masih proses perawatan di rumah sakit,” jelas Calvijn.
Ledakan terjadi pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Perhubungan Nomor 3B, Kompleks Grand Polonia. Dugaan sementara penyebab ledakan adalah kebocoran gas, namun polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Proses evakuasi dan pencarian korban terakhir masih dilakukan tim gabungan bersama alat berat di lokasi kejadian.
Penulis : Samsuwir









