SERGAI, SSOL.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto berdampak langsung ke petani buah di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Permintaan dari dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuat harga jual melon dan semangka melonjak, produksi naik, sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Hal itu dirasakan H. Boirin, 52, Ketua Kelompok Tani Jaya Kerapuh Desa Kerapuh, Kecamatan Dolok Masihul. Sejak kerja sama dengan dapur SPPG, ia tak lagi kesulitan memasarkan hasil panen.
“Harga di dapur SPPG tergolong tinggi. Semangka bulan kemarin Rp8.000/kg, melon Rp10.000/kg. Sesuai kualitas yang diminta SPPG,” kata Boirin, Kamis (25/6/2026).
Lahan & Produksi Melejit, IRT Dapat Kerja
Sebelum ada MBG, Boirin hanya menanam melon dan semangka di lahan 3-4 hektar dengan hasil 3-4 ton. Kini ia memperluas lahan jadi 4 hektar untuk melon dan 6 hektar untuk semangka. Produksi melonjak 30-50 ton per panen, naik 10 kali lipat.
Dampaknya juga ke warga. Boirin mempekerjakan puluhan orang, didominasi ibu rumah tangga, untuk panen dan sortir buah.
“Selain mendongkrak pendapatan petani, dapur SPPG juga berimbas ke lapangan kerja yang didominasi IRT,” ujarnya.
Petani Sergai Dukung MBG Dilanjutkan
Boirin kini kerja sama dengan beberapa dapur SPPG di Sergai untuk suplai melon dan semangka. Ia berharap MBG terus berlanjut karena manfaatnya tak hanya ke pelajar, tapi juga ke pelaku usaha dan masyarakat.
“Pak Prabowo, kami dukung program MBG dilanjutkan. Terbukti bermanfaat untuk perekonomian dan buka lapangan kerja,” pungkas Boirin.
Penulis : Kahirul









