Wali Kota Tanjungbalai Instruksikan Camat, Lurah, Kepling Kawal Sensus Ekonomi 2026

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNGBALAI, SSOL.ID – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah (Rakorpem) bersama camat, lurah, dan kepala lingkungan (kepling) se-Kota Tanjungbalai, Selasa (23/6/2026) di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota.

Rakor membahas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS 15 Juni – 31 Agustus 2026. Mahyaruddin menginstruksikan seluruh camat menggerakkan lurah dan kepling untuk turun langsung kawal pendataan.

“Tujuan SE2026 menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi. Ini fondasi penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional,” kata Mahyaruddin.

Jargon “TIR”: Terima, Isi, Rahasia Terjaga
Wali Kota mengapresiasi BPS Tanjungbalai yang berkomitmen menghasilkan data akurat. Ia minta sinergi Pemko-BPS jadi kunci sukses pendataan.

Baca Juga :  Wali Kota Tanjungbalai Terima Silaturahmi dan Kunjungan Owner PT Group Bahagia Dato’ Sheikh Mujib bin Dato’ Sheikh Ahmad, D.I.M.P

“Saya instruksikan camat, lurah, kepling aktif pantau lapangan. Sosialisasi dan edukasi SE2026 harus masif sampai warga paham, tidak takut saat petugas BPS datang ke rumah. Ikut dampingi petugas,” tegasnya.

Mahyaruddin mengajak warga terima petugas dengan baik dan beri data benar. “Data hari ini jadi dasar kebijakan, program, dan pelayanan publik lebih baik ke depan,” ujarnya.

Kepala BPS Tanjungbalai Nizaruddin memperkenalkan jargon *TIR*: Terima petugas SE2026, Isi data dengan benar, Rahasia terjaga. Ia bilang sensus menyasar pelaku usaha dan keluarga di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kades Amri Purba: Prioritas Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat Jadi Fokus Desa Pabatu I

Tantangan: Hoaks & Penolakan Warga
Nizaruddin menyebut petugas lapangan hadapi kendala: konten negatif/hoaks tentang SE2026, warga takut desil naik atau kena pajak, tidak ada waktu, hingga petugas baru yang butuh pendampingan intens.

Karena itu ia minta dukungan Pemko sampai level lingkungan, komunikasi ke tokoh masyarakat, dan pendampingan camat-lurah-kepling turun ke lapangan.

BPS menegaskan manfaat SE2026 bagi daerah: memahami struktur ekonomi, pembinaan UMKM, dorong lapangan kerja, dan buka peluang investasi.

 

Penulis : Herman Chan

Editor : B..Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanjungbalai Luncurkan City Branding ‘Kota Kerang”, Resmi Kantongi Hak Cipta
Bupati Deli Serdang Apresiasi Bakat Siswa MIN 3 Deli Serdang
Tinjau Pasar Rakyat Tanjung Morawa, Bupati Deli Serdang Kaji Penataan Pedagang
Pemkab Deli Serdang Pecat Kepala Desa Desa Rugemuk Muliadi
Pemprov Sumut Anggarkan Rp17,6 Miliar Bangun Jalan Rusak di Dairi
“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Jembatan Gantung Penghubung Desa Sangga Lima – Desa Pulau Banyak Langkat Memprihatinkan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Tanjungbalai Luncurkan City Branding ‘Kota Kerang”, Resmi Kantongi Hak Cipta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Bupati Deli Serdang Apresiasi Bakat Siswa MIN 3 Deli Serdang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Tinjau Pasar Rakyat Tanjung Morawa, Bupati Deli Serdang Kaji Penataan Pedagang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Pemprov Sumut Anggarkan Rp17,6 Miliar Bangun Jalan Rusak di Dairi

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:52 WIB

“Bronjong 300 Meter atau Sekolah Runtuh! Banjir Serbelawan Lumpuhkan 4 Sekolah Swasta”

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wali Kota Medan Rico Waas Lantik Erfin Fahrurrazi sebagai Pj Sekda

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:34 WIB

Daerah

Bupati Deli Serdang Apresiasi Bakat Siswa MIN 3 Deli Serdang

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:27 WIB