HARI Kota Medan Desak Kapolsek Medan Area Tangkap Pelaku Penganiayaan Jukir di Pasar Sukaramai

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sekretaris Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI) Kota Medan Muhammad Alwi mendesak Kapolsek Medan Area segera menangkap pelaku penganiayaan Koordinator Jukir (Juru Parkir) di Pasar Sukaramai yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kepada awak media, Selasa (14/4), Alwi menegaskan, hingga saat ini belum terlihat langkah konkret dari pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. Padahal, kasus tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang menggantungkan hidup dari aktivitas perparkiran.

“Ini bukan sekadar kasus penganiayaan biasa. Ini menyangkut rasa aman masyarakat. Jika pelaku dibiarkan bebas, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin runtuh,” tegas Alwi.

Baca Juga :  Kejatisu Banding Vonis Bebas 4 Terdakwa Kasus Jual Beli Aset BUMN ke Citra Land

Ia menilai, sikap lamban aparat dalam mengungkap kasus tersebut menunjukkan lemahnya penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Medan Area. Menurutnya, aparat seharusnya bertindak cepat dan tegas, terlebih jika pelaku sudah diketahui identitasnya.

Lebih lanjut, Alwi secara terbuka mendesak Kapolsek Medan Area untuk segera mengambil langkah nyata.

“Kami mendesak Pak Kapolsek segera menangkap pelaku penganiayaan tersebut. Jangan tunggu tekanan publik semakin besar baru bergerak. Kalau tidak sanggup menjalankan tugas dengan baik, lebih baik mundur dari jabatan,” desaknya.

HARI Kota Medan juga mengingatkan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketidakmampuan dalam menyelesaikan kasus kriminal, menurut Alwi, merupakan bentuk kegagalan dalam menjalankan amanah tersebut.

Baca Juga :  Kejatisu Gelar Mini Soccer Dengan Aktivis Cipayung Plus Sumut

Kasus penganiayaan terhadap Koordinator Jukir di Pasar Sukaramai sendiri menjadi sorotan publik karena terjadi di ruang terbuka dan diduga melibatkan unsur kekerasan yang cukup serius. Namun hingga kini, proses penegakan hukum dinilai berjalan di tempat.

Alwi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku benar-benar ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami akan terus bersuara sampai keadilan ditegakkan,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Area mengatakan, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat
KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD
LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar
Sukses Dan Meriah Harmoni Milad 27 Th Pendawa Miliki Nilai Persaudaraan Yang Kokoh
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:09 WIB

Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB