MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Sekretaris Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI) Kota Medan Muhammad Alwi mendesak Kapolsek Medan Area segera menangkap pelaku penganiayaan Koordinator Jukir (Juru Parkir) di Pasar Sukaramai yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kepada awak media, Selasa (14/4), Alwi menegaskan, hingga saat ini belum terlihat langkah konkret dari pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. Padahal, kasus tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang menggantungkan hidup dari aktivitas perparkiran.
“Ini bukan sekadar kasus penganiayaan biasa. Ini menyangkut rasa aman masyarakat. Jika pelaku dibiarkan bebas, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin runtuh,” tegas Alwi.
Ia menilai, sikap lamban aparat dalam mengungkap kasus tersebut menunjukkan lemahnya penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Medan Area. Menurutnya, aparat seharusnya bertindak cepat dan tegas, terlebih jika pelaku sudah diketahui identitasnya.
Lebih lanjut, Alwi secara terbuka mendesak Kapolsek Medan Area untuk segera mengambil langkah nyata.
“Kami mendesak Pak Kapolsek segera menangkap pelaku penganiayaan tersebut. Jangan tunggu tekanan publik semakin besar baru bergerak. Kalau tidak sanggup menjalankan tugas dengan baik, lebih baik mundur dari jabatan,” desaknya.
HARI Kota Medan juga mengingatkan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ketidakmampuan dalam menyelesaikan kasus kriminal, menurut Alwi, merupakan bentuk kegagalan dalam menjalankan amanah tersebut.
Kasus penganiayaan terhadap Koordinator Jukir di Pasar Sukaramai sendiri menjadi sorotan publik karena terjadi di ruang terbuka dan diduga melibatkan unsur kekerasan yang cukup serius. Namun hingga kini, proses penegakan hukum dinilai berjalan di tempat.
Alwi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku benar-benar ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami akan terus bersuara sampai keadilan ditegakkan,” pungkasnya.
Terpisah, Kapolsek Medan Area mengatakan, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi.
Penulis : Yuli









