Dugaan “Dinasti” dan Penempatan Jabatan Strategis di Pemkab Madina Disorot

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL,SUARASUMUTONLINE.ID – Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menyoroti dugaan praktik tidak sehat di tubuh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina yang dinilai telah mengarah pada pembentukan “dinasti kekuasaan” dalam birokrasi.

Menurutnya, Kepala BKD (Kaban BKD) diduga menempatkan orang-orang terdekatnya pada posisi-posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

Sementara itu, aparatur sipil negara (ASN) yang dianggap tidak sejalan atau tidak memiliki kedekatan justru dipindahkan ke wilayah terpencil tanpa alasan yang jelas dan objektif.

“Kami melihat adanya indikasi kuat praktik tidak profesional dalam penempatan jabatan. Orang-orang dekat justru mendapat posisi strategis, sedangkan yang tidak sejalan malah ‘dibuang’ ke pelosok. Ini sangat mencederai prinsip meritokrasi dalam birokrasi,” tegas Muhammad Saleh.

Baca Juga :  Walikota dan Wakil Walikota Tanjung Balai  Hadiri Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani

Ia menambahkan, kondisi ini berpotensi merusak tatanan pemerintahan yang seharusnya berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja, bukan kedekatan personal maupun kepentingan kelompok tertentu.

Lebih lanjut, Saleh juga menyinggung adanya dugaan bahwa Kaban BKD tengah mempersiapkan langkah untuk mengejar posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Mandailing Natal. Hal ini dinilai semakin memperkuat kekhawatiran akan adanya konsolidasi kekuasaan di internal birokrasi.

“Jika benar ada ambisi untuk menduduki jabatan Sekda dengan pola seperti ini, tentu sangat berbahaya. Karena birokrasi akan dikendalikan oleh kepentingan segelintir orang, bukan untuk kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Longsor di Atas Turbin PLTA ESS Berpotensi Sebabkan Banjir Bandang di Barus

Atas kondisi tersebut, Satma AMPI Madina mendesak Bupati Mandailing Natal untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kebijakan di BKD, khususnya terkait mutasi dan promosi ASN.

“Kami meminta Bupati tidak tutup mata. Harus ada evaluasi total terhadap BKD agar netralitas dan profesionalisme ASN tetap terjaga. Jangan sampai birokrasi dijadikan alat kekuasaan pribadi,” tutup Saleh.

Satma AMPI menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari komitmen menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Mandailing Natal.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi
Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar
Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin
Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:08 WIB

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 19:02 WIB

Ketua OKK GRIB Jaya Madina Desak Kapolres Usut Dugaan Penimbunan Solar

Rabu, 23 September 2026 - 19:00 WIB

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Rabu, 23 September 2026 - 18:54 WIB

Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai

Berita Terbaru

Daerah

Tambang di Pulo Padang Ditertibkan, Warga Minta Solusi

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:08 WIB

Daerah

Razia Lapas Labuhan Ruku, 100 WBP Jalani Tes Urin

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:00 WIB