Dosen Helvetia Medan Edukasi Ibu Balita Maksimalkan Buku KIA untuk Pantau Tumbuh Kembang Anak

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Ibu Cerdas, Anak Berkualitas: Optimalisasi Pemanfaatan Buku KIA untuk Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak” di Klinik Pratama Bunda Karya, Jalan Budi Luhur No. 98, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Senin (20/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para ibu dalam memanfaatkan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) sebagai sarana memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini.

Pengabdian kepada masyarakat tersebut dipimpin oleh Bd. Jitasari Tarigan Sibero, SST., S.Pd., M.Kes sebagai ketua tim, didampingi Bd. Dewi Sartika, SST., MKM dan Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes sebagai anggota dosen. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Risma Widiya dan Azlia Sayyidatina Fatima.

Baca Juga :  YPI Miftahussalam Medan Gelar Eksibisi Ekstrakurikuler Sambut Siswa Baru

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai fungsi Buku KIA yang tidak hanya digunakan sebagai dokumen saat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sebagai panduan penting bagi orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak secara mandiri.

Materi yang disampaikan meliputi cara membaca grafik pertumbuhan, memahami tahapan perkembangan sesuai usia, memantau status gizi, perkembangan motorik, bahasa, sosial, hingga mengenali tanda-tanda gangguan tumbuh kembang yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Ketua tim pengabdian, Bd. Jitasari Tarigan Sibero, SST., S.Pd., M.Kes, menjelaskan bahwa masih banyak ibu yang belum memahami pemanfaatan Buku KIA secara optimal.

“Buku KIA bukan hanya buku yang dibawa saat kontrol ke fasilitas kesehatan, tetapi merupakan panduan penting bagi orang tua untuk memantau kesehatan dan perkembangan anak sejak lahir. Dengan memahami isi Buku KIA, ibu dapat mengenali lebih dini apabila terjadi penyimpangan pertumbuhan maupun perkembangan sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dosen dan Mahasiswa IKH Medan Edukasi Manfaat Buah Pepaya untuk Optimalkan Produksi ASI di Desa Cempedak Lobang

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi penggunaan Buku KIA, hingga sesi konsultasi. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam memantau tumbuh kembang anak di rumah.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama mengenai cara membaca grafik pertumbuhan, mengenali keterlambatan perkembangan anak, serta langkah yang harus dilakukan apabila ditemukan tanda-tanda penyimpangan.

Tim pengabdian berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan Buku KIA sebagai instrumen deteksi dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Institut Kesehatan Helvetia Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan.

Diharapkan semakin banyak ibu yang mampu memanfaatkan Buku KIA secara optimal sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkembang sesuai tahapan usianya.

Penulis : Rahmat

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Institut Kesehatan Helvetia Tingkatkan Kesadaran Ibu Hamil Lewat Edukasi ANC
YPI Miftahussalam Medan Gelar Eksibisi Ekstrakurikuler Sambut Siswa Baru
Limbah MBG Disulap Jadi Batu Bata, Siswa MAN 1 Medan Raih Emas di Jepang
FKIP Univa Medan Gelar Seminar Nasional Manfaat AI untuk Pendidikan
SMA Negeri 5 Pematangsiantar Sosialisasi MPLS Ramah ke 360 Orang Tua
Lega! Disdikbud Medan Izinkan Siswa Pakai Seragam Bekas Kakak. Sekolah Nggak Boleh Maksa Beli
Sofyan Tan: Perjuangan 12 Tahun Berbuah, PTS Akhirnya Dapat Bantuan Operasional Rp1,8 Triliun
Dugaan Skandal Perselingkuhan dan KDRT: Kaprodi S3 UIN Sumut Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:11 WIB

Institut Kesehatan Helvetia Tingkatkan Kesadaran Ibu Hamil Lewat Edukasi ANC

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:01 WIB

Dosen Helvetia Medan Edukasi Ibu Balita Maksimalkan Buku KIA untuk Pantau Tumbuh Kembang Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:53 WIB

YPI Miftahussalam Medan Gelar Eksibisi Ekstrakurikuler Sambut Siswa Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:23 WIB

Limbah MBG Disulap Jadi Batu Bata, Siswa MAN 1 Medan Raih Emas di Jepang

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:40 WIB

FKIP Univa Medan Gelar Seminar Nasional Manfaat AI untuk Pendidikan

Berita Terbaru