Menakar Efektivitas Kegiatan Reses Anggota Dewan

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Reses adalah agenda rutin anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR, DPRD) untuk kembali ke daerah pemilihan dan menyerap aspirasi masyarakat.

Idealnya, momentum ini menjadi ruang dialog dua arah: warga menyuarakan kebutuhan dan keluhan, sementara wakilnya membawa aspirasi itu ke ranah kebijakan.

Namun dalam praktiknya, kegiatan reses kerap hanya menjadi formalitas tahunan. Banyak reses berlangsung hanya di permukaan, sekadar pertemuan seremonial dan foto-foto di media sosial, tanpa tindak lanjut nyata.

Baca Juga :  Muswil PKB Sumut, 8 Calon Siap Maju Jadi Calon Ketua

Aspirasi masyarakat sering kali berhenti di catatan notulen dan jarang menjelma menjadi program kerja konkret. Lebih miris lagi, reses di beberapa daerah bahkan hanya menjadi ajang “bagi-bagi sembako” untuk menjaga citra dan popularitas menjelang pemilu berikutnya.

Tentu, tidak semua anggota dewan seperti itu. Beberapa benar-benar memanfaatkan reses untuk memperjuangkan aspirasi dan melibatkan warga secara substansial. Namun secara keseluruhan, paradigma reses harus diubah agar lebih berdampak.

Misalnya, laporan reses harus transparan dan bisa diakses publik secara online, diikuti evaluasi capaian secara berkala. Selain itu, harus ada kanal partisipatif di luar reses agar komunikasi antara warga dan wakilnya tetap hidup sepanjang masa jabatan.

Baca Juga :  DPRD Sumut Tanda Tangani Kesepakatan dengan Mahasiswa Soal UU Perampasan Aset

Tanpa perbaikan kualitas dan akuntabilitas, kegiatan reses hanya akan menjadi ritual lima tahunan dan kehilangan maknanya sebagai instrumen demokrasi partisipatif.

Anggota dewan perlu berbenah dan memastikan bahwa reses bukan sekadar rutinitas politik, melainkan benar-benar menjadi jembatan antara aspirasi rakyat dan keputusan pemerintah.

Penulis : Rahmat

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Golkar Tetapkan Musda Sumut ke-11 Digelar 31 Januari–2 Februari 2026 di Medan
Ashari Tambunan Kembali Dipilih Sebagai Ketua PKB Sumut Priode 2026-2031
Bursa Ketua Golkar Sumut, Doli Tanjung Ungkap Belum Ada yang Mendaftar
Peran Negara Saat Darah Rakyat Dihisab Pinjol
Refleksi akhir tahun Ketua MKGR Kota Medan. M.Ihsan Kurnia.
Sepanjang 2025, Kejaksaan Tinggi Sumut Telah Laksanakan Kegiatan dan Pencapaian Luar Biasa
_Sambungan_ (Serial Opini Trisula Weda) “NOTONEGORO INDONESIA AGREGASI KHALIFAH – DINAMIKA POLITIK NASIONAL
_Sambungan_ (Serial Opini Trisula Weda) “NOTONAGORO INDONESIA Sub Judul DINAMIKA POLITIK NASIONAL”
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 16:18 WIB

Golkar Tetapkan Musda Sumut ke-11 Digelar 31 Januari–2 Februari 2026 di Medan

Senin, 26 Januari 2026 - 16:06 WIB

Ashari Tambunan Kembali Dipilih Sebagai Ketua PKB Sumut Priode 2026-2031

Senin, 19 Januari 2026 - 20:00 WIB

Bursa Ketua Golkar Sumut, Doli Tanjung Ungkap Belum Ada yang Mendaftar

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:33 WIB

Peran Negara Saat Darah Rakyat Dihisab Pinjol

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:48 WIB

Refleksi akhir tahun Ketua MKGR Kota Medan. M.Ihsan Kurnia.

Berita Terbaru