MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Kepengurusan DPC PDIP Medan akan berakhir Desember 2025. Sementara itu, konferensi cabang (Konfercab) PDIP Medan yang harusnya digelar Kamis, 20 November 2025, ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Beredar kabar, penundaan terjadi karena belum tercapai kesepakatan siapa yang ditetapkan sebagai ketua terpilih antara DPP dengan DPD.
Ketua DPC PDIP, Medan, Hasyim SE mengaku pihaknya maish menunggu petunjuk DPP PDIP untuk menggelar Konfercab.
“Sampai saat ini waktu dan tempat pelaksanaan belum ada petunjuk dari DPP. Hanya saja, Desember 2025 harus sudah dilaksanakan (Konfercab Medan),” katanya Minggu (30/11).
Hasyim yang dikabarkan kembali menjadi salah satu calon Ketua PDIP Medan yang tengah digodok DPP menyebut bahwa dirinya sampai saat ini tetap tegak lurus ke Ketum Megawati Soekarnoputri.
Hasyim yang saat ini menjabat Anggota DPRD Sumut mengaku akan menjalankan semua perintah partai terhadap drinya.
“Sebagai kader, saya akan selalu tegak lurus ke Ketum Megawati Soekarnoputri. Jadi, apapun putusan yang ditetapkan oleh DPP saya akan jalankan dan laksanakan semua perintah partai itu,” katanya.
Soal kembalinya namanya dalam calon kuat Ketua PDIP Medan, Hasyim hanya bilang bahwa semua putusan tetap berada di tangan Ketum Megawati Soekarnoputri.
“Siapapun nanti yang diputuskan atau ditetapkan (Ketua DPC), saya sebagai kader dan semua kader yang ada harus jalankan putusan itu,” pungkasnya.
Diketahui, Hasyim menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Medan sejak 2014 hingga akan mengakhiri masa jabatan pada Desember 2025.
Hasyim menjabat Ketua DPC Medan menggantikan Ketua DPC sebelumnya yakni Henry Jhon Hutagalung.
Sebelum menjabat Ketua DPC PDIP, Hasyim mengisi jabatan sebagai Bendahara DPC PDIP Medan.
Boleh Lebih 2 Periode
Hasyim sudah 2 periode menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Medan. Bendahara DPC PDIP Medan, Boydo HK Panjaitan menyebutkan bahwa memang perebutan kursi di partai berlambang kepala banteng moncong putih Medan periode 2025-2030 lebih seru.
Mengingat, katanya ada 4 nama calon kuat yang diajukan ke DPP PDIP.
“Emang lebih seru karena ada 4 nama calon kuat yang maju dan semuanya merupakan kader murni PDIP Medan,” katanya.
ada nama Hasyim yang merupakan calon petahanan. Lalu ada nama Roby Barus yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PDIP di DPRD Medan dan Katua DPRD Medan Wong Chun Sen. Terakhir adalah Boydo HK Panjaitan sendiri.
Kembali Boydo menyebutkan bahwa di dalam juklak dan juknis yang tertuang dalam AD/ART PDIP tidak ada larangan untuk petahana kembali jadi ketua.
“Tak ada aturan itu (di AD/ART) selagi masih ditunjuk Ketum dan masih diusulkan boleh lebih dari dua kali periodesasi. Beberapa daerah juga ada seperti itu (lebih 2 kali menjabat),” pungkasnya.
Kabar yang beredar menyebutkan, penundaan Konfercab Medan dikarenakan antara perwakilan DPP yang diturunkan untuk memimpin jalannya Konfercab belum sepakat dengan DPD PDIP Sumut terkait nama yang akan ditetapkan sebagai ketua terpilih.
Satu pihak masih menginginkan Hasyim memimpin PDIP Medan, sedangkan pihak lain ingin dilakukan pergantian.
Penulis : Yuli









