MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut di sejumlah daerah terdampak banjir dan longsor, ada lima kabupaten/kota yang membutuhkan bantuan tenaga medis di posko pengungsian.
Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rijal terkait perkembangan informasi bantuan pelayanan kesehatan di sejumlah daerah terdampak.
“Kelima daerah tersebut yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Mandaiding Natal,” ujarnya kepada Mistar, Jumat (5/12).
Saat ini Dinkes Sumut telah melakukan monitoring dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kota untuk 17 daerah terdampak bencana alam.
Sedangkan daerah lainnya, dikatakan Hamid, masih tercukupi jumlah tenaga medisnya yang berada di masing-masing kabupaten kota terdampak bencana.
“Begitupun kita tetap mengirimkan tenaga surveillance, tenaga sanitasi lingkungan, kesehatan lingkungan, tenaga nutrisionis, dan tenaga pendukung lainnya untuk semua kabupaten tersebut,” tuturnya.
Ia juga menegaskan ada beberapa sumber daya manusia yang diutus Dinkes Sumut, untuk melakukan tugas-tugas sesuai dengan keahlian yang telah disebutkan tadi.
“Kalau (wilayah) yang masih membutuhkan terkait dukungan tenaga medis di lokasi bencana alam seperti dokter dan perawat yaitu di daerah Tapanuli Tengah dan Sibolga,” ucapnya.
Namun dirinya pun menekankan, berdasarkan laporan yang diperoleh bahwa, semua tim medis masih bersiaga di lokasi yang sulit dan masih terdampak bencana alam.
Penulis : Yuli









