Ribuan Masa Gelar Aksi Demo di Dapan DPRD Tapteng, Minta Segera Dibentuk Pansus Pembagunan Kantor Bupati Tapteng

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Ribuan massa yang datang dari 20 Kecamatan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Tapteng, Jumat (31/10).

Kedatangan dari perwakilan warga setiap kecamatan ini adalah mendesak DPRD Tapteng agar membentuk panitia khusus (Pansus) dugaan korupsi pembangunan kantor Bupati Tapteng yang saat ini mangkrak.

Aksi demo ini dipimpin sejumlah aktivis diantaranya, Dennis Simalango, Daniel Lumbantobing, Jimedi Marbun dan mantan anggota DPRD Tapteng, Titian Situmeang.

Dennis Simalango dalam orasinya menyampaikan pembangunan Kantor Bupati Tapteng saat ini kondisinya sudah mangkrak. Maka itu, DPRD Tapteng perlu membentuk Pansus DPRD untuk mengusut dugaan korupsinya.

“Ironisnya, hari ini kesabaran kita diuji oleh kelompok-kelompok premanisme. Kita yang datang tadi dengan tujuan damai dan untuk menyampaikan aspirasi kita, justru dicegat dan dipukuli oleh kelompok-kelompok itu. Perlu diketahui, bahwa pembangunannya sudah menelan biaya puluhan miliar rupiah yang merupakan uang rakyat,” ujar Dennis.

Baca Juga :  Wawako Tanjungbalai Lantik Direktur RSUD dr. Tengku Mansyur

Aksi sempat memanas dimana salah seorang anggota DPRD Tapteng Herman Hulu mendatangi massa untuk mewakili DPRD Tapteng, namun massa menegaskan Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani yang harus hadir menemui massa.

“Jangan sok-sok pahlawan kau, kami yang buat kau jadi anggota DPRD, kami yang gaji,” teriak salah seorang massa, sembari terlihat Kapolres Tapteng AKBP Wahyu Endrajaya menyarankan Herman Hulu meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Daniel Lumbantobing menyampaikan kehadiran warga ke DPRD adalah untuk mengusulkan Pansus kantor Bupati yang anggarannya sangat besar tetapi saat ini sedang mangkrak.

Menurutnya, anggaran yang harusnya bisa untuk memperbaiki sekolah, bisa untuk memperbaiki jalan-jalan rusak, dan menambah saluran irigasi, justru sekarang gedung itu menjadi gedung terbengkalai.

“Duit puluhan miliar telah dihambur-hamburkan, telah diselewengkan menjadi gedung mangkrak yang tidak ada gunanya buat masyarakat Tapteng,” ujarnya.

Ia menegaskan Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani supaya hadir menjawab dan menerima perwakilan masyarakat Tapteng, sebab kalau diwakilkan, keputusan ataupun kebijakan yang akan diambil tidak akan dibahas tanpa persetujuan Ketua DPRD.

Baca Juga :  Jelang Pergantian Tahun Baru 2026, Wakil Wali Kota Bersama Forkopimda  Ikuti Pantauan Sitkamtibmas Bersama Kapolri dan Panglima TNI

Kurang lebih satu jam massa menunggu Ketua DPRD Tapteng namun tidak berani menemui massa. Terlihat empat anggota DPRD datang kembali menemui massa diantaranya Antonius Hutabarat.

Namun kehadiran mereka sempat memicu emosi massa yang tetap berharap ketua DPRD yang harus hadir ditengah-tengah pengunjuk rasa. Anggota DPRD Tapteng Antonius menyampaikan, Pansus bisa dibentuk sesuai dengan tatib dua pertiga anggota dewan harus menyetujui.

“Itu Pansus bisa dibentuk harus dihadiri dua pertiga dari jumlah anggota dewan, hanya itu jawaban kami,” katanya singkat.

Mendengar jawaban itu, massa memutuskan akan bermalam di depan kantor DPRD Tapteng. Merasa kecewa Ketua DPRD Tapteng tidak hadir, massa sempat memutar rekaman mesra salah satu anggota DPRD Provinsi Sumut dengan salah seorang perempuan yang sempat viral di media sosial.

Penulis : Youlie

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan
Audit HGU Socfin Indonesia: Warisan Konsesi Kolonial yang Wajib Diperiksa
Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo
Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat
Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot
Pemda Diminta Bentuk Satgas Perlindungan Guru, Pematangsiantar Menanti Petunjuk Teknis
Di Duga Lemah Pengawasan, Proyek Irigasi Rp 588 Jura di Lokkung Raya Simalungun Retak Dini
Proyek Rekontruksi Jalan Dinas PUTR Simalungun Terkesan Asal Jadi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:15 WIB

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Bupati Langkat, Bupati Langkat Harus Segera Laksanakan Putusan PTUN Medan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:06 WIB

Audit HGU Socfin Indonesia: Warisan Konsesi Kolonial yang Wajib Diperiksa

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:04 WIB

Sejumlah Proyek Strategis Nasional Diduga Bikin Rugi PT Pelindo

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Pokir, GAMSU Desak Kejagung Periksa Oknum DPRD Langkat

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:32 WIB

Aliansi Pemuda Sumut Demo Pemko Binjai, Tuntut Kabag Perekonomian Dicopot

Berita Terbaru