MEDAN, SSOL.ID – Diduga mendapat intimidasi oleh pihak manajemen The Break Pool & Cafe Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 34, Binjai Barat, Kota Binjai, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Binjai Sumatera Utara (PB IMBI-SU), Muhammad Aldo Tarigan sampaikan pernyataan sikap dan akan laporkan pihak management.
” Saat kejadian Saya, bersama rekan-rekan saya pada malam hari, Rabu, 3 Juni 2026 datang ke The Break Pool & Cafe Binjai untuk refreshing. Namun sesampainya disana saya dan rekan-rekan saya diusir dan diintimidasi, dan ini sangat merugikan saya sebagai konsumen,” beber Muhammad Aldo Tarigan kepada wartawan, Jumat (5/6).
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa peristiwa tersebut diduga merupakan bentuk intimidasi dan tindakan yang merugikan sebagai warga negara serta konsumen.
” Saya menilai tindakan tersebut tidak terlepas dari sikap kritis yang selama ini saya sampaikan terkait dugaan pelanggaran hak-hak pekerja, termasuk dugaan pemotongan hak karyawan secara sepihak, dugaan pemutusan hubungan kerja yang tidak sesuai ketentuan, serta dugaan tidak dikembalikannya uang deposit baju sebesar Rp200.000 yang menjadi hak konsumen, di tempat tersebut, ” tegasnya.
Sebagai Ketua Umum PB IMBI-SU, Aldo menegaskan bahwa kritik yang disampaikan selama ini bertujuan untuk memperjuangkan keadilan, perlindungan hak pekerja, serta mendorong terciptanya iklim usaha yang menghormati hukum dan hak asasi manusia.
” Atas dasar tersebut, saya mengecam segala bentuk intimidasi, diskriminasi, maupun tindakan yang diduga dilakukan sebagai upaya membungkam kritik dan kebebasan berpendapat. Meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban dari pihak manajemen The Break Pool & Cafe terkait peristiwa yang terjadi.,” urainya.
Selain itu saya juga mendorong instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang terjadi. Dan Akan menempuh langkah-langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna memperoleh keadilan dan kepastian hukum.
Dan Akan menyampaikan laporan serta pengaduan terkait persoalan ketenagakerjaan kepada instansi pemerintah yang berwenang di tingkat provinsi untuk ditindaklanjuti secara profesional dan objektif.
” Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, serta pihak-pihak yang peduli terhadap penegakan hukum untuk mengawal persoalan ini secara kritis, objektif, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya.
Sementara itu pihak The Break Pool & Cafe yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan hingga berita ini disiarkan.
Penulis : Yuli









