Potensi Banjir Bandang di Barus, Bupati Masinton Imbau Warga Siaga

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI TENGAH, SUARASUMUTONLINE.ID –Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, merespons cepat informasi terkait status waspada potensi banjir bandang di Kecamatan Barus dan Andam Dewi. Ancaman ini muncul akibat longsor di atas turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air Energi Sakti Sentosa (PLTA ESS) Sipulak di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

“Ya, informasi terkait kondisi PLTA ESS di Kabupaten Humbahas sudah kita terima sejak tadi. Kemungkinan, jika terjadi bencana besar, bisa berdampak banjir bandang di Barus dan Andam Dewi,” ujar Masinton di ruang kerjanya, Kamis malam (4/12)

Bupati Masinton menjelaskan, tingginya debit air di hulu berpotensi menimbulkan dampak besar di hilir apabila terjadi jebol atau pembukaan aliran air.

“Maka, PLTA ESS Sipulak itu mengalir ke Aek Sirahar. Aek Sirahar ini melintasi wilayah Kabupaten Tapteng,” katanya.

Saat ditanya langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, mantan anggota DPR-RI itu menyampaikan bahwa Pemkab telah mengimbau masyarakat di sepanjang aliran Sungai Aek Sirahar di Kecamatan Andam Dewi dan Barus agar tetap siaga.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Rancangan P-APBD Tahun 2025 Kota Tanjungbalai.

“Masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir yang bisa menyebabkan banjir bandang,” katanya.

Informasi potensi bencana ini, lanjut Masinton, telah disampaikan melalui pemerintah kecamatan untuk diteruskan kepada masyarakat.

“Selanjutnya, Camat menginformasikan melalui Lurah, Kepala Desa, dan Kepala Lingkungan. Pemerintah Kabupaten sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran di kecamatan agar mengantisipasi dan mewaspadai tingginya debit air dari PLTA,” ujarnya.

Masinton berharap masyarakat di Kecamatan Andam Dewi dan Barus tetap tenang, siaga, dan tidak panik.

“Karena potensi banjir itu ada, maka lebih baik mengevakuasi ke titik aman jika terjadi banjir,” ucapnya.

Ia memastikan akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan debit air di aliran Sungai Aek Sirahar.

“Mudah-mudahan aman, tapi setidaknya upaya pencegahan dini sudah dilakukan dengan memberikan informasi kepada masyarakat dan memperbarui data terbaru,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Simalungun Sesalkan Lolosnya Mantan Koruptor Jadi Pengawas PDAM Tirta Lihou

Ia juga mengingatkan bahwa curah hujan di kawasan hulu, khususnya wilayah Humbahas, masih cukup tinggi sehingga masyarakat perlu tetap waspada.

Seperti diberitakan sebelumnya, PLTA ESS Sipulak yang terletak di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, mengeluarkan status waspada potensi banjir bandang di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Manager PLTA ESS, Johan Siahaan, menyampaikan bahwa telah terjadi longsor di atas turbin PLTA ESS yang menyebabkan aliran Sungai Aek Sirahar tertutup sehingga airnya terbendung dan terus meningkat.

Menurutnya, kejadian ini berpotensi menyebabkan luapan air atau jebolnya tanah yang bisa mengakibatkan banjir bandang ke arah Barus, tepatnya di Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapteng.

“Saat ini kedalaman air sudah mencapai 70 meter. Diperkirakan tanah akan jebol apabila hujan turun terus-menerus,” ujar Johan Siahaan.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Bersama Ribuan Warga Laksanakan Sholat Ied di Alun Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah
Ketua Senkom Sumut Kunjungi Pos Pengamanan Alun-Alun Sergai
Buka Puasa Bersama PWI Tanjungbalai, Wali Kota Mahyaruddin Salim: Momentum Pererat Silaturahmi dan Solidaritas Insan Pers Wujudkan Visi Tanjungbalai EMAS
Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama Forkopimda Tanjungbalai Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran
Desakan Pemindahan Rahmadi ke Nusa Kambangan Dinilai Berlebihan dan Sarat Kepentingan
Pengunjung Diskotek Blue Night di Langkat yang terjaring razia BNNP Sumut
Toke Bangunan Tanpa PBG Rajawali Anggar Beking
Dana Nasabah BNI Cabang Rantau Prapat Rp 28,5 M Diduga Raib
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Bersama Ribuan Warga Laksanakan Sholat Ied di Alun Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:24 WIB

Ketua Senkom Sumut Kunjungi Pos Pengamanan Alun-Alun Sergai

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:39 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Bersama Forkopimda Tanjungbalai Tinjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:37 WIB

Desakan Pemindahan Rahmadi ke Nusa Kambangan Dinilai Berlebihan dan Sarat Kepentingan

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:00 WIB

Pengunjung Diskotek Blue Night di Langkat yang terjaring razia BNNP Sumut

Berita Terbaru

Berita

Jabidi Ritonga : Perkuat Solidaritas dan Kaderisasi NU

Kamis, 19 Mar 2026 - 16:50 WIB