TANJUNGBALAI- SSOL. ID –Masih minimnya pemahaman masyarakat tentang tata cara pengurusan jenazah menjadi perhatian Persatuan Masyarakat Islam (PERMASI) Kota Tanjungbalai.
Melihat kondisi tersebut, PERMASI Kota Tanjungbalai berinisiatif menggelar Pelatihan Fardhu Kifayah Pengurusan Jenazah, yang insya Allah akan dilaksanakan pada Minggu, 25 Oktober 2026, bertempat di Aula Disporapar Kota Tanjungbalai.
Ketua PERMASI Kota Tanjungbalai, Sulaiman Marpaung, menegaskan bahwa kemampuan mengurus jenazah merupakan ilmu penting yang seharusnya tidak hanya diketahui oleh segelintir orang.
Menurutnya, ketika musibah kematian terjadi di tengah masyarakat, keluarga yang ditinggalkan tentu membutuhkan bantuan. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai pelaksanaan fardhu kifayah agar dapat memberikan pertolongan secara tepat.
“Jangan sampai ketika ada warga atau anggota PERMASI yang meninggal dunia, kita justru kebingungan bagaimana melaksanakan pengurusan jenazah. Karena itu, kita perlu belajar dan memahami bersama tata cara fardhu kifayah,” ujar Sulaiman Marpaung.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi anggota PERMASI untuk menambah wawasan keagamaan dan meningkatkan kepedulian sosial.
“PERMASI hadir untuk belajar bersama. Kita ingin anggota memiliki bekal ilmu dan keterampilan sehingga bisa membantu masyarakat ketika dibutuhkan, khususnya dalam pelaksanaan fardhu kifayah,” katanya.
Pelatihan tersebut nantinya diarahkan tidak hanya pada pemahaman teori, tetapi juga praktik pengurusan jenazah, sehingga peserta diharapkan dapat memahami tahapan-tahapan pelaksanaannya secara langsung.
Sulaiman berharap kegiatan ini mendapat dukungan dan partisipasi dari anggota PERMASI serta masyarakat Kota Tanjungbalai.
Baginya, ilmu tentang fardhu kifayah bukan sekadar untuk dipelajari, tetapi merupakan bagian dari kepedulian kepada sesama, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi musibah kehilangan orang yang dicintai.
PERMASI Kota Tanjungbalai mengajak: mari belajar bersama, memahami bersama, dan mempersiapkan diri agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat ketika dibutuhkan.
Penulis : Herman Chan









