GM GRIB Jaya Duga Ada Jaringan Terorganisir Terkait Penangkapan Bandar Narkoba di Siabu

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILINGNATAL, SUARASUMUTONLINE.ID -Ketua GM GRIB Jaya Mandailing Natal, Sutan Paruhuman, melontarkan kritik tajam sekaligus desakan terbuka kepada Polres Mandailing Natal agar pengungkapan kasus narkotika di Kecamatan Siabu tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan semata. Ia menilai, kasus tersebut merupakan sinyal serius adanya dugaan jaringan narkotika terorganisir yang selama ini bergerak secara sistematis di wilayah Mandailing Natal.

Desakan itu disampaikan menyusul penangkapan dua terduga bandar sabu dan ganja pada Rabu malam, (13/5) Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan dua pelaku berinisial B, warga Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, dan S, warga Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, dengan barang bukti narkotika yang disebut berkisar antara 140 hingga 160 gram.

Tidak hanya itu, aparat juga menemukan dugaan modus penyembunyian barang bukti di dalam alat semprot pertanian, yang dinilai menunjukkan pola distribusi narkotika yang semakin terselubung dan terstruktur untuk menghindari pengawasan aparat penegak hukum.

Menurut Sutan Paruhuman, besarnya barang bukti serta modus penyamaran tersebut menjadi indikasi kuat bahwa perkara ini bukan sekadar aktivitas pengedar kecil, melainkan diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang lebih besar dan terorganisir.

Baca Juga :  Perampok Bersenjata Tajam Gasak Uang BRI Link di Sei Rampah, Aksi Terekam CCTV

“Publik jangan hanya disuguhkan penangkapan pemain lapangan sementara aktor utama di belakang bisnis haram ini tetap tidak tersentuh. Jika pengungkapan berhenti sampai di sini, maka wajar masyarakat mempertanyakan sejauh mana keseriusan aparat dalam membongkar jaringan narkotika di Mandailing Natal,” tegas Sutan Paruhuman.

Ia menyebut, penggunaan alat semprot pertanian sebagai tempat penyembunyian narkotika menunjukkan bahwa pola peredaran sabu di Madina sudah bergerak dengan metode yang semakin rapi dan sistematis.

“Modus penyembunyian seperti ini bukan pola kerja sembarangan. Ini menunjukkan adanya upaya terstruktur untuk mengelabui aparat. Pertanyaannya sekarang, siapa pengendali utamanya? Siapa pemasok besarnya? Dan apakah ada pihak-pihak tertentu yang selama ini diduga ikut bermain atau menjadi pelindung jaringan tersebut?” lanjutnya.

Sutan Paruhuman juga mengingatkan bahwa maraknya peredaran narkoba bukan lagi sekadar persoalan kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap masa depan sosial dan generasi muda Mandailing Natal.

Baca Juga :  Ground Breaking Jembatan Armco di Sergai Dimulai, Akses Warga Korajim Segera Terhubung

“Madina tidak boleh dibiarkan perlahan berubah menjadi jalur aman peredaran narkotika. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan haram yang bergerak secara diam-diam namun merusak generasi muda secara masif. Aparat penegak hukum harus menunjukkan keberanian moral dan integritas institusi untuk membongkar perkara ini sampai ke akar,” ujarnya.

GM GRIB Jaya Madina turut mendesak Satresnarkoba Polres Madina agar melakukan pengembangan kasus secara terbuka, profesional, dan menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan lintas daerah maupun aktor intelektual yang hingga kini belum tersentuh proses hukum.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya terus melihat penangkapan demi penangkapan tanpa pernah mengetahui siapa otak utama di balik peredaran narkotika di daerah ini. Jika memang ada jaringan besar yang bermain di Mandailing Natal, maka sudah waktunya dibuka secara terang dan ditindak tanpa pandang bulu,” tutup Sutan Paruhuman.

 

Penulis : Hotman

Editor : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut
Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG
Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai
Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai
Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City
IPEMI Pematangsiantar Gelar Maulid Nabi 1448 H
Pimpin Rakorpem Realisasi Anggaran Wali Kota MahyaruddinSalim, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD
Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:57 WIB

Massa GAMPERA Demo DPRD Pematangsiantar, Desak Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Diusut

Rabu, 23 September 2026 - 18:55 WIB

Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG

Rabu, 23 September 2026 - 18:54 WIB

Kunjungi Pemkab Batubara, Dahnil Ginting Bahas Pelestarian Mangrove Cegah Abrasi Pantai

Rabu, 23 September 2026 - 11:04 WIB

Jelang Pelantikan, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Badan Wakaf Indonesia Kota Tanjungbalai

Selasa, 22 September 2026 - 15:32 WIB

Camat Pagar Merbau Bersama Masyarakat Tinjau Lokasi Persiapan Proyek Pagar Merbau City

Berita Terbaru

Daerah

Wawako Tanjungbalai Evaluasi Program MBG

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:55 WIB