DAIRI, SUARASUMUTONLINE.ID -Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) harus menyuplai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sebanyak 64 ribu liter (64 KL) dan Bio Solar sebanyak 64 ribu liter (64 KL) atau sama dengan 128 ribu liter (128 KL) per hari untuk empat SPBU penyalur di Kabupaten Dairi.
Hal itu dibutuhkan agar pelayanan BBM berjalan normal di Kabupaten Dairi dan tidak antrean di setiap SPBU, sehingga perekonomian masyarakat tidak terganggu.
Hal itu diutarakan para pengusaha SPBU Kabupaten Dairi kepada mistar mengingat masih terjadinya antrean mengular di tiga SPBU di Sidikalang, Sabtu (6/12).
Sebelumnya juga hal itu telah disampaikan empat pengusaha SPBU Dairi dihadapan Sales Branch Manager(SBM)Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Vifki Leondo, pada rapat Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Dairi, Polres Dairi, empat pengusaha SPBU serta dua pengusaha Pertashop, di ruang Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Dairi baru-baru ini.
Menanggapi usulan pengusaha SPBU itu, SBM Vifki Leondo menyebut telah memberangkatkan mobil tangki BBM Jumat malam ke Sidikalang dengan total 80 ribu liter untuk tiga SPBU.
“Pengiriman hari ini Sabtu (6/12) untuk Kabupaten Dairi, mobil tangki telah berangkat jam 10.00 WIB, Jumat (5/12) malam dari Fuel Terminal Medan, dengan total BBM 80KL atau 80 ribu liter untuk tiga SPBU yakni yang di Sitinjo dan Sidikalang. Untuk SPBU Tigalingga agar dikirim pagi ini sesuai permintaan SPBU dengan alasan faktor keamanan. Semoga hari ini distribusi pasokan BBM ke Dairi terkirim lebih banyak dari sebelumnya untuk upaya normal,” katanya melalui whatsapp kepada mistar, Sabtu(6/12).
Diakui Vifki, Mobil Tangki Pertamina kesulitan di sepanjang lalu lintas Kabupaten Karo dan Dairi karena macet walau bantuan polisi sudah diminta. “Tapi memang, kaya ayam dan dan telur antara macet di SPBU serta kelancaran pengiriman BBM,” ujar Vifki.
Di lapangan,sabtu (6/12), meski sudah lebih sepekan kondisi BBM masih langka dan ribuan warga Kabupaten Dairi rela menginap satu malam di jalur antrean sudah mengular kiloan meter menunggu pompa bensin buka di tiga SPBU Sidikalang dan Sitinjo.
Antrean di SPBU Batang Beruh Sidikalang mengular dua jalur atas bawah panjangnya kiloan meter. Demikian juga SPBU Jalan Pakpak macet total. Selain itu, informasi SPBU di Sitinjo Jalan Lintas Sumatera macet makin parah akibat antrean kendaraan mengular.
Penulis : Yuli









