Viral! Mahasiswa di Medan Terkapar Berdarah & Kejang-kejang, Mantan Wakapolri Angkat Suara Pedas!

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Cuplikan video memperlihatkan seorang mahasiswa terkapar di tengah jalan dengan kondisi kepala berdarah dan tubuh kejang-kejang, viral di media sosial. Video itu dibagikan langsung oleh mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno melalui akun Instagram pribadinya @oegroseno_official, Jumat (29/8/2025).

Menurut Oegroseno, pemuda yang terlihat dalam video merupakan mahasiswa yang ikut aksi demonstrasi di Kota Medan, Sumatera Utara. Unjuk rasa yang awalnya berjalan damai berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan antara aparat keamanan dan massa aksi di sekitar kantor DPRD Sumut.

Suasana Mencekam di Lokasi

Dalam video, beberapa polisi tampak sibuk mengamankan massa aksi. Di sisi lain, seorang mahasiswa terbaring lemah dengan kondisi mengenaskan. Kepalanya mengeluarkan darah, sementara tubuhnya bergetar hebat akibat kejang-kejang.

Baca Juga :  Kendalikan Karhutla Sumut, Bobby Nasution Lakukan Berbagai Upaya

Melalui unggahannya, Oegroseno mengaku kecewa dan prihatin.

“Saya sangat menyayangkan hal ini harus terjadi lagi. Saya berharap jangan ada lagi darah dan air mata dari para ibu yang harus kehilangan anak-anak mereka dalam aksi unjuk rasa,” tulisnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kondisi terakhir mahasiswa tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan pihaknya tengah menyelidiki kejadian tersebut.

“Jika yang melakukan (penganiayaan) anggota Polri, akan kami tindak tegas,” tegas Ferry, Jumat malam.

Kasus Serupa Jadi Sorotan Publik

Peristiwa di Medan ini menambah daftar panjang kontroversi aparat kepolisian. Sehari sebelumnya, publik diguncang insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Simposium Bela Negara Humanis Pj Sekdaprov Sumut ," Anak Muda Jadi Pioner Perubahan"

Kedua insiden yang berbeda lokasi tersebut memunculkan kesan serupa di mata publik: potensi penyalahgunaan wewenang dan lemahnya perlindungan terhadap masyarakat sipil.

Reaksi Warganet

Video viral ini memicu gelombang komentar warganet yang mengecam keras.

“Ya Allah kenapa terjadi lagi segampang itu menghilangkan rakyat yang ingin menyuarakan keadilan. Sakit hati banget,” tulis seorang netizen.

“Di Medan para pedemo macam perang lawan aparat dengan senjata penuh membabi buta. Gawat kali pak,” kata akun lain.

“Gak belajar dari yang sudah terjadi tadi malam ya, ampun kali memang,” imbuh warganet lain.

Penulis : Rahmat

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Gedung Baru dan Fasum Berdiri di Polda Sumut, Kapolda: Simbol Perubahan
Polda Sumut Amankan 2 Truk Selewengkan 5,4 Ton Solar Subsidi
2.886 Pohon di Medan Ditebang untuk Pembangunan Koridor BRT Mebidang
Massa DPN Kembali Datangi Kantor DJP Wilayah I Sumut, Soroti Kinerja dan Standarisasi K3
Wali Kota Medan, Rico Waas, melantik jajaran pengurus PWPM Periode 2026-2029.
Pemko Medan Larang Sekolah Gelar Perpisahan di Luar Kota
Iduladha 1447, Bobby Nasution Sholat Id di Binjai dan Akan Salurkan Kurban ke Daerah-daerah
Ustad Dasad Latif Hadiri Tabligh Akbar bersama Gubsu di Mesjid Raya Al-Mashun
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:00 WIB

20 Gedung Baru dan Fasum Berdiri di Polda Sumut, Kapolda: Simbol Perubahan

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:06 WIB

Polda Sumut Amankan 2 Truk Selewengkan 5,4 Ton Solar Subsidi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:40 WIB

2.886 Pohon di Medan Ditebang untuk Pembangunan Koridor BRT Mebidang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:36 WIB

Massa DPN Kembali Datangi Kantor DJP Wilayah I Sumut, Soroti Kinerja dan Standarisasi K3

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:20 WIB

Wali Kota Medan, Rico Waas, melantik jajaran pengurus PWPM Periode 2026-2029.

Berita Terbaru