MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) rampung pekan depan dan dapat ditempati masyarakat terdampak bencana saat Idulfitri 2026.
“Ya, sesuai perkiraan pekan depan sudah siap sehingga bisa dipakai dan dihuni masyarakat saat Lebaran Idulfitri nanti,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, pekan lalu.
Basarin membeberkan alasan pembangunan huntara yang kembali diperpanjang hingga mendekati Idulfitri. Sebelumnya, target pembangunan dijadwalkan rampung menjelang bulan Ramadan.
“Jadi target kita sebelum Lebaran. Sebelumnya kita menargetkan sebelum puasa sudah bisa dipakai. Namun, karena pada 11 dan 16 Februari kemarin terjadi hujan kembali yang menyebabkan banjir susulan, hal itu menjadi kendala,” tuturnya.
Adapun jumlah huntara di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang masih dalam tahap pembangunan sebanyak 379 unit. Sebelumnya, sebanyak 186 unit huntara telah dihuni di Kecamatan Angkola Selatan dan 118 unit di Kecamatan Sipirok.
Kemudian, di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terdapat 1.048 unit huntara yang masih dalam proses pembangunan. Sementara itu, sebanyak 46 unit huntara di Kecamatan Pinangsori, 12 unit di Kecamatan Tukka, dan 84 unit di Kecamatan Pandan telah dihuni masyarakat.
Selain itu, seluruh huntara di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) sebanyak 40 unit juga sudah digunakan masyarakat.
Basarin menyebutkan progres pembangunan huntara di sejumlah daerah tersebut telah mencapai 90 persen dan mendekati tahap akhir.
“Progres pembangunan huntara ini sudah 90 persen, sehingga diharapkan dapat segera digunakan,” katanya.
Penulis : Yuli









