MEDAN, SUARSUMUTONLINE.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut kembali membuktikan eksistensinya. Tak hanya vokal di jalanan, KSPSI AGN menunjukkan kelasnya dalam berorasi secara santun dan beradab pada ajang bergengsi Lomba Orasi Damai Piala Kapolrestabes Medan Cup 2026.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa dan organisasi masyarakat tersebut, KSPSI AGN berhasil mengamankan posisi Juara Harapan 3 setelah bersaing ketat dengan puluhan peserta lainnya.
KSPSI AGN mengutus tiga orator terbaiknya untuk menggetarkan panggung kompetisi, yakni Rahmat, Adam Wizard, dan Reza Nasution. Ketiganya tampil solid dengan narasi yang tajam namun tetap menjunjung tinggi etika penyampaian pendapat di muka umum.
Berdasarkan penilaian dewan juri, KSPSI AGN yang tampil dengan nomor urut 23 berhasil mengantongi nilai 6,905, mengukuhkan posisi mereka di jajaran pemenang kategori Harapan.
Ketua KSPSI AGN Sumatera Utara, T.M. Yusuf, menyampaikan apresiasi setinggi-langit atas dedikasi para kadernya. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar soal trofi, melainkan pembuktian bahwa buruh mampu menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang intelektual dan damai.
“Ini adalah bukti bahwa perjuangan buruh tidak selamanya harus identik dengan kericuhan. Melalui orasi yang santun dan beradab, pesan kita justru lebih sampai ke jantung masyarakat dan pemerintah,” ujar T.M. Yusuf bangga, Sabtu (11/4).
Berikut adalah rekapitulasi hasil penilaian dewan juri untuk kategori Juara Utama dan Juara Harapan:
Kategori Juara Utama:
• Juara 1: USU Bergerak (Nilai 8,32 / No. Urut 14)
• Juara 2: HIMMAH Medan (Nilai 7,175 / No. Urut 04)
• Juara 3: TAN MALAKA (Nilai 7,145 / No. Urut 02)
Kategori Juara Harapan:
• Harapan 1: SENOCAS (Nilai 7,105 / No. Urut 15)
• Harapan 2: Agent Of Change UINSU (Nilai 7 / No. Urut 19)
• Harapan 3: KSPSI AGN (Nilai 6,905 / No. Urut 23)
Keberhasilan KSPSI AGN ini diharapkan menjadi pematik semangat bagi seluruh serikat pekerja di Sumatera Utara untuk terus mengedepankan dialog dan orasi damai dalam memperjuangkan hak-hak buruh ke depannya.
Penulis : Yuli









