MEDAN, SUARASUMUTONLINE. ID –Perdana Menteri (PM) Timor Leste, Xanana Gusmao memulai kunjungan resminya ke Sekretariat ASEAN di Jakarta pekan lalu setelah negaranya ditetapkan sebagai anggota penuh ke-11 dalam KTT ASEAN ke-47 di Malaysia, Oktober lalu.
Di awal pidatonya, Xanana Gusmao langsung menyinggung kabar duka dari Indonesia.
“Sebelum saya mulai, saya harus menyampaikan kesedihan yang mendalam atas banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, serta banjir parah di sejumlah tempat di Indonesia,” ujarnya.
Xanana Gusmao mengatakan belasungkawa itu mewakili pemerintah dan rakyat Timor Leste kepada masyarakat Indonesia yang tengah dirundung bencana. Ia menyinggung warga yang kehilangan anggota keluarga maupun mereka yang masih menunggu kabar dari kerabat yang belum ditemukan.
“Rasa simpati kami kepada keluarga yang mengungsi atau yang masih menunggu kabar (anggota keluarga yang lain),” katanya.
Ia menambahkan bahwa negerinya akan berdiri bersama Indonesia menghadapi masa berkabung ini.
“Dalam masa duka ini, Timor Leste berdiri bersama Indonesia dan bersama masyarakat yang terdampak tragedi ini,” tuturnya.
Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis, 11 Desember 2025, menunjukkan korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 990 jiwa. Angka itu meningkat dari laporan sehari sebelumnya, yakni 969 korban.
Rinciannya, Aceh mencatat 407 korban meninggal. Sumatera Barat melaporkan 240 korban, sementara Sumatera Utara 343 korban jiwa. Selain itu, jumlah korban hilang di tiga provinsi tersebut menurun dari 262 menjadi 222 orang.
Sumatera Utara menjadi wilayah dengan korban hilang terbanyak, yakni 98 orang. Di Aceh, korban hilang mencapai 31 jiwa, sedangkan Sumatera Barat 93 jiwa. BNPB juga melaporkan total korban luka yang tersebar di ketiga provinsi itu mencapai lebih dari 5.400 orang.
Sebelumnya, BNPB juga mencatat penurunan jumlah pengungsi. Pada Senin, 8 Desember 2025, total pengungsi sebanyak 1.057.482 jiwa. Angka itu berkurang pada Selasa menjadi 894.101 jiwa.
Penulis : Yuli









