BATU BARA, SUARASUMUTONLINE.ID -Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian secara simbolis menyerahkan surat keputusan (SK) kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terdiri dari 99 orang PPPK penuh waktu dan 2.300 orang PPPK paruh waktu.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelepasan peralihan 108 orang penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Penyerahan SK PPPK dan pelepasan penyuluh pertanian tersebut dilaksanakan pada Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara Tahun 2025, di halaman Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (31/12).
Bupati Baharuddin berharap kepada seluruh PPPK penuh waktu maupun paruh waktu yang telah menerima SK dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, dedikasi, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
“Sayangi pekerjaanmu hari ini sampai seterusnya, jangan aneh-aneh. Lakukan Senyum, Sapa, dan Selesaikan,” pesannya.
Bupati juga berharap para PPPK, khususnya yang berstatus paruh waktu, mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai ASN, serta berkontribusi aktif dalam mendukung program pembangunan daerah.
Ia menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya peningkatan kinerja pemerintahan ke depan.
Kepada Dinas Sosial, Bupati menegaskan agar penyaluran bantuan sosial dilakukan secara tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Hal tersebut penting untuk memastikan program bantuan berjalan efektif, adil, dan memberi manfaat nyata bagi kelompok rentan serta masyarakat kurang mampu.
Untuk Dinas Pertanian, Bupati meminta agar lebih cepat tanggap dalam menangani dampak pascabencana, khususnya dalam memberikan bantuan dan pendampingan kepada para petani yang terdampak.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta lebih memperhatikan kondisi infrastruktur daerah.
Infrastruktur yang baik dinilai sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Oleh karena itu, pemantauan, pemeliharaan, dan perbaikan infrastruktur harus dilakukan secara berkelanjutan,” tandanya.
Bupati juga mengingatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk menertibkan seluruh pemerintah desa dalam pelaksanaan sertapertanggungjawaban penggunaan Dana Desa.
Pengelolaan dana desa harus transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, baik secara administrasi maupun fisik.
Kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Bupati Baharuddin menegaskan agar tidak lagi melakukan pembayaran menggunakan uang tunai dalam setiap transaksi keuangan.
Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta ketertiban administrasi keuangan daerah.
Selanjutnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) diminta terus menggali dan meningkatkan potensi pendapatan daerah melalui berbagai terobosan, khususnya dari sektor perusahaan dan perkebunan yang ada di Kabupaten Batu Bara.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah dan mengoptimalkan potensi pendapatan yang belum tergarap maksimal.
Untuk Dinas Perhubungan (Dishub), Bupati menekankan agar lebih tegas dalam pengawasan dan pemberian izin tonase kendaraan angkutan barang, terutama yang melintas di jalan kelas III A dan III B.
“Masih ditemukannya kendaraan dengan muatan berlebih dinilai berpotensi merusak infrastruktur jalan,” ungkap Baharuddin.
Sementara itu, Dinas Perikanan diminta agar lebih aktif dan inovatif dalam menggerakkan ekonomi rakyat melalui program-program yang langsung menyentuh nelayan, pembudidaya ikan, serta pelaku usaha perikanan.
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) juga diharapkan berperan lebih aktif sebagai motor penggerak seluruh OPD dalam perencanaan, pengendalian, serta inovasi pembangunan daerah.
“Sinergi antar-OPD dinilai penting agar program pembangunan sejalan dengan visi dan misi kepala daerah serta kebutuhan masyarakat,” harap dia.
Baharuddin mengingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan memastikan seluruh peralatan kebencanaan selalu dalam kondisi siap pakai.
Kepada Dinas Pendidikan, Bupati Baharuddin menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing generasi muda di masa depan,” pungas Baharuddin.
Dengan berbagai arahan tersebut, Bupati berharap kinerja pemerintahan Kabupaten Batu Bara semakin solid, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Penulis : Yuli









