SIMALUNGUN. SSOL.ID- Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE., ME. melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara pada Minggu (2/8/2026). Kunker dirangkai dengan sosialisasi penyelenggaraan urusan haji dan umrah serta Pengajian Akbar bersama ribuan jemaah haji di Masjid Korem 022/Pantai Timur As Syuhada, Kabupaten Simalungun.
Rombongan Wamen Haji dan Umrah tiba di Pematangsiantar pukul 13.00 WIB dan disambut Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kota Pematangsiantar, Luhut MA, beserta Kasubbag TU Joko Fransudi SH dan jajaran. Sebelumnya rombongan juga telah melaksanakan manasik haji di Komplek Sekolah Alwasliyah, Jalan Brigjen Rajamin Purba.
Dalam sidaknya, Wamen mengapresiasi kesiapan Kantor Urusan Haji dan Umrah Pematangsiantar yang kini sudah berdiri mandiri, tidak lagi bergabung dengan struktur Kantor Kementerian Agama.
“Struktur sudah lengkap. Ada bidang TU, Bimbingan Ibadah, Pelayanan, dan Keamanan. Ini bukti pelayanan haji dan umrah sudah profesional,” ujar Dahnil.
Dari Pematangsiantar, kunjungan dilanjutkan ke Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Simalungun di Perumahan Merantiland B9, Jalan Besar Asahan KM 4. Wamen disambut langsung Kepala Kantor, Ghozali Nasution MA.
Puncak kegiatan berlangsung di Masjid As Syuhada Korem 022/Pantai Timur, Jalan Asahan KM 4, pukul 16.20 WIB. Sekitar 1.000 jemaah haji dari Pematangsiantar, Simalungun, Asahan, Toba Samosir, dan Tebing Tinggi hadir. Kedatangan Wamen disambut dengan pengalungan ulos sebagai tanda penghormatan adat.
Sosialisasi Struktur Baru Kemen Haji dan Umrah
Dalam tausiyahnya, Wamen Dahnil memperkenalkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah kini sudah berdiri sendiri. Struktur di pusat terdiri dari 4 Dirjen: Bina Penyelenggara, Pelayanan Haji dan Umrah, Pengembangan Ekosistem, dan Pengendalian Penyelenggaraan.
Di daerah juga sudah ada Kantor Wilayah hingga Kantor Kabupaten/Kota.
“Tujuannya satu: pelayanan haji dan umrah lebih profesional, fokus pada kebijakan dan pengembangan ekosistem,” jelasnya.
Wamen juga memperkenalkan jajaran Kanwil Sumut: Kepala Kanwil Zulkifli Sitorus, Kepala Bina Haji dan Umrah, serta para Kepala Kantor di tiap daerah.
3 Pilar “Tri Sukses Haji” dan Antrean Panjang
Wamen menyampaikan, saat ini ada sekitar 150.000 calon jemaah haji Indonesia yang masih antre, dengan kuota keberangkatan sekitar 6.000 orang per tahun.
“Nilai ekonomi keberangkatan haji dan umrah Indonesia mencapai Rp160 Triliun per tahun. Ini harus kita kelola jadi ekosistem yang membawa manfaat,”katanya.
Ia menegaskan Kemen Haji dan Umrah menjalankan “Tri Sukses Haji”:
1. Sukses Ritual- jemaah mabrur
2. Sukses Ekonomi – menggerakkan ekonomi umat
3. Sukses Peradaban – jemaah jadi teladan di masyarakat

Tausiyah dan Interaksi dengan Jemaah
Wamen berpesan agar umat meningkatkan ketakwaan dan mengikuti sunnah Rasulullah. Ia juga membuka sesi tanya jawab. Seorang ibu jemaah asal Pematangsiantar mendapat apresiasi karena mampu menjelaskan makna “Bismillahirrahmanirrahim” – Rahman: kasih Allah untuk semua manusia, Rohim: sayang khusus untuk umat yang bertakwa.
Wamen mengimbau masyarakat yang ingin mendaftar haji/umrah agar langsung datang ke kantor urusan haji dan umrah di kabupaten/kota sesuai domisili.
Kegiatan ditutup dalam suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.
Penulis : Nurleli
Editor : Bahrum Nasution









