Pungli Sidebuk-Debuk Diputus, Boby Nasution ; Citra Pariwisata Sumut Taruhannya

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Keluhan wisatawan soal pungutan liar di jalur menuju Pemandian Air Panas Sidebuk-Debuk, Kabupaten Karo, akhirnya direspons Pemprov Sumatera Utara.

Atas arahan Gubernur Bobby Nasution, Satpol PP Sumut bersama Satpol PP Kabupaten Karo mulai berjaga 24 jam di akses masuk kawasan wisata sejak Jumat malam (26/6/2026).

Kepala Satpol PP Sumut, Dr. Moettaqien Hasrimi, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memutus praktik pungli yang sudah lama meresahkan dan merusak citra pariwisata Sumut.

“Arahan Pak Gubernur untuk kami Satpol PP Sumut menjaga area jalan menuju wilayah pemandian air panas. Kami kerahkan tim gabungan skala besar,” ujar Moettaqien di Medan, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga :  Diduga Mal-Administrasi, Pembangunan Kantor Lurah Kisaran Kota Senilai Rp.1 Miliar " dipaksa" Adendum

45 Personel di Tiga Pos
Sebanyak 45 personel gabungan diterjunkan. Rinciannya, 25 orang dari Satpol PP Sumut dan 20 orang dari Satpol PP Karo. Mereka ditempatkan di tiga titik strategis.

Moettaqien menyebut, pada awal pengamanan petugas sempat menghadapi perlawanan. Sejumlah oknum masih nekat melakukan pungli di tepi jalan.

Bahkan, kata dia, oknum itu diduga melakukan intimidasi, mengancam dengan senjata tajam, hingga melempari kendaraan wisatawan.

Petugas merespons dengan tindakan tegas. Aktivitas pungli dihentikan di tempat, dan para pelaku diberi peringatan keras.

Baca Juga :  PT. TPL Resmi di Tutup

“Kegiatan pungutan liar berhasil dihentikan saat itu juga. Kami memastikan kembali kegiatan pungli tidak ada lagi, dan hasilnya sudah tidak ada,” kata Moettaqien.

Dampak ke Pariwisata
Hingga Sabtu, personel gabungan masih disiagakan di pos-pos pengamanan. Tugasnya memastikan arahan Gubernur benar-benar terlaksana: tidak ada lagi pungli yang merugikan wisatawan.

“Dengan tidak adanya pungli, kelas pariwisata Sumut pun akan berdampak banyak bagi masyarakat,” ucap Moettaqien.

Pemandian Air Panas Sidebuk-Debuk merupakan salah satu destinasi andalan Karo. Praktik pungli di jalur masuk selama ini menjadi catatan buruk yang berulang dikeluhkan wisatawan.

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Deli Serdang Minta Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Dilakukan Secara Objektif dan Berkeadilan 
BKAD Deli Serdang Proses Pergantian Kasubbid Kas Daerah, Inspektorat Deli Serdang Lanjutkan Pemeriksaan
Wakil Bupati Deli Serdang Apresiasi Sanggar Tamora 88 Sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu
Pemkab Deli Serdang Rencanakan Beasiswa dan Penambahan 217 Ruang Kelas pada 2027
Masuk 125 Besar KEN 2026, Festival Berlabuh Jadi Etalase Seni Deli Serdang 
Wakil Bupati Deli Serdang Dorong Pengembangan Bambu Sebagai Nilai Ekonomi 
Pemkab Deli Serdang Perkuat Koordinasi Pengaduan Pelayanan Publik
Razia Lalin 3 Jam di Madina Disorot, Amarullah Minta Pengawasan Tak Tebang Pilih
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Bupati Deli Serdang Minta Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Dilakukan Secara Objektif dan Berkeadilan 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WIB

BKAD Deli Serdang Proses Pergantian Kasubbid Kas Daerah, Inspektorat Deli Serdang Lanjutkan Pemeriksaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Apresiasi Sanggar Tamora 88 Sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pemkab Deli Serdang Rencanakan Beasiswa dan Penambahan 217 Ruang Kelas pada 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Wakil Bupati Deli Serdang Dorong Pengembangan Bambu Sebagai Nilai Ekonomi 

Berita Terbaru