MEDAN, SUARASUMUT ONLINE.ID – Pengerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan oleh dinas SDAMBK Kabupaten Deli Serdang, di Kelumpang Tanjung Gusta diduga asal jadi.
Kesan tambal sulam sangat kental terlihat dalam pengerjaannnya yang tak sebanding dengan Pagu anggara yakni fantastis Rp 1,5 Milyar lebih
Pantauan awak media hasil pengerjaan itu sepertinya asal jadi. Ada beberapa titik cuma ditambal tipis tipis. Padahal badan jalan sudah tergolong rusak berat dan harus seluruhnya diaspal.
Kondisi tersebut tentu memicu rasa kecurigaan dan disebut sebut pengerjaan itu menguntungkan pihak kontraktur dan oknum pejabat dinas.
“Beberapa titik lokasi yang cuma ditambal sulam jelas menguntungkan pihak rekanan dan oknum oknum yang terlibat di proyek itu. Seharusnya diaspal keseluruhan tapi realitanya cuma ditutup seadanya, jelas ada maksud terselubung.”Kata tokoh masyarakat setempat yang tak mau disebut namanya.
Lihat di plang proyek yang ditempelkan di sebuah pohon di desa Kelambir itu, tertera anggaran sebesar Rp 1.559.500.000,00.
“Jika yang dikerjakan seperti itu kita menduga sebagian masuk ke kantong Pribadi rekanan dan pejabat. Sehingga aroma korupsi atas kegiatan tersebut berpotensi terjadi.
Pengerjaan dimulai tanggal 30 Oktober 2025 waktu pengerjaan 63 hari kalender kerja. Sementara pengerjaan pengaspalan baru sampai di desa Kelumpang Kebun.
Di Desa Kelambir Lima Kebun masih sebatas penyiraman sertu. Kondisi itu memaksa warga masyarakat makan abu, dikhawatirkan penyakit pheniumokoniosis akibat partikel debu bisa mengancam.
Sementara itu kadis SDAMBK Deli Serdang yang di konfirmasi belum mau memberikan keterangan nya.
Penulis : Yuli









