Alasan Kemanusiaan, WBP Lapas Aceh Tamiang Terpaksa di Lepas

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARASUMUTONLINE.ID -Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengatakan pihaknya terpaksa melepas para warga binaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Aceh Tamiang akibat ketinggian banjir hingga seatap. Hal itu dilakukan demi keselamatan para warga binaan.

“Ada satu lapas di Tamiang yang karena sudah sampai di atap, ini terpaksa warga binaan pemasyarakatan yang ada di sana ya harus dikeluarkan dengan alasan untuk Kemanusiaan,” kata Agus Jumat (5/12)

Agus mengatakan warga binaan yang telah dilepas akibat banjir parah itu selanjutnya oleh Dirjen Pemasyarakatan (Pas) akan dilakukan pendataan. Selain itu, mantan Wakapolri itu mengatakan Imipas juga akan mengecek kondisi para pegawainya di daerah terdampak bencana.

Baca Juga :  TNI AD Kerahkan 8.690 Koli Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Kami sudah berangkatkan Ditjen Pas dan perwakilan dari jajaran Imigrasi untuk mendatakan situasi dan kondisi keluarga besar kita yang ada di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Padang,” ujar Agus.

Agus menjelaskan ada sejumlah lapas lain yang terdampak meski kondisinya tak separah di Aceh Tamiang. Agus juga mengatakan ada warga binaan dari sejumlah lapas terdampak banjir yang dipindah ke lapas lain.

“Mereka dipindahkan ke lapas dan rutan lainnya. Mereka akan ada di tempat-tempat lapas,” ujarnya.

Agus mengatakan terkait warga binaan yang dilepas, kini pihaknya berupaya melakukan koordinasi dengan personel TNI, Polri dan Pemda setempat. Dia mengatakan pelepasan warga binaan di Aceh Tamiang saat banjir dilakukan atas dasar kemanusiaan.

Baca Juga :  Jampidsus Bantah Keterlibatan dalam Kasus di Cipete dan Sentul

“Mudah-mudahan nanti setelah semuanya reda, nanti akan bisa kembali. Namun alasannya (warga binaan dilepaskan) adalah alasan kemanusiaan. Nanti kalau enggak dilepas, kalau sampai ke atap, nanti kami yang salah,” ujarnya.

Sebelumnya, banjir parah terjadi di berbagai wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga Jumat (5/12) pagi, bencana di tiga provinsi itu telah menyebabkan 837 orang tewas, 545 orang hilang dan 2.700 orang terluka.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono
Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut
Dualisme Kepemimpinan PPP Memanas, Munas Ulama Minta SK Mardiono Dicabut dan Kembalikan ke Agus Suparmanto
HUT ke-81 TNI: Tak Lagi Megah di Monas, Kini Fokus Perkuat Struktur Pertahanan
Di HUT ke-81 TNI, Presiden Ingatkan Prajurit: Jiwa dan Ragamu Milik Rakyat
Jelita Asri Ludin Tambunan Tampil Memukau dengan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
Dekranasda Deli Serdang Tampilkan Produk Lokal di Pameran Kriyanusa 2026
Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Bambang Alias Bembeng, Vonis PT Medan Dibatalkan, Putusan PN Stabat Tetap Berlaku
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:34 WIB

PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dualisme Kepemimpinan PPP Memanas, Munas Ulama Minta SK Mardiono Dicabut dan Kembalikan ke Agus Suparmanto

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:35 WIB

HUT ke-81 TNI: Tak Lagi Megah di Monas, Kini Fokus Perkuat Struktur Pertahanan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Di HUT ke-81 TNI, Presiden Ingatkan Prajurit: Jiwa dan Ragamu Milik Rakyat

Berita Terbaru