MEDAN, SSOL.ID- Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara (GMPET-SU) menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (6/7). Mereka mendesak pimpinan DPRD Sumut untuk memeriksa anggota DPRD Sumut inisial RA atas dugaan makelar proyek di Pemko Medan.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi Rahmad Ritonga menyatakan, salah satu pimpinan DPRD Provinsi Sumut berinisial RA diduga menjadi makelar proyek dan jabatan di Pemko Medan sangat menyakitkan demokrasi di Sumatera Utara.
“Kami mahasiswa menyampaikan pendapatan dan kritikan dalam mengawal pemerintahan di Kota Medan, datang ke DPRD Provinsi Sumut untuk meminta penjelasan kepada Ketua DPRD Provinsi Sumut, agar membuka dan transparan menjelaskan kabar pimpinan DPRD Sumut berinisial RA yang diduga menjadi makelar proyek dan jabatan di Pemko Medan,” teriaknya.
Lanjut Rahmad, mereka juga meminta kepada BKD (Badan Kehormatan Dewan) DPRD Provinsi Sumut untuk menyelidiki dan memeriksa RA terkait dugaan makelar proyek.
“Kami juga meminta 100 Anggota DPRD Provinsi Sumut jangan menutupi kabar salah satu pimpinan DPRD Sumut berinisial RA diduga menjadi makelar proyek dan jabatan di Pemko Medan. Jika Ketua DPRD Provinsi Sumut tidak memenuhi permintaan ini, kami akan terus menyuarakannya sampai aparat penegak hukum (APH) dari Kejaksaan Agung RI dan KPK RI turun ke Sumut. Kami juga akan membawa massa lebih besar,” tegas Rahmad.
Sayang, tak seorang pun anggota DPRD Sumut yang muncul untuk menerima aspirasi pengunjukrasa. Selanjutnya, mereka pun membubarkan diri dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.
Penulis : Yuli









