Rico Waas Luncurkan Digitalisasi Pembayaran Pasar Petisah Gandeng Bank Mandiri, Dana Pedagang Langsung ke PUD Pasar

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Wali Kota Medan Rico Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Tradisional Petisah, Kamis (25/6/2026). Program ini menggandeng Bank Mandiri agar seluruh pembayaran pedagang langsung masuk ke rekening PUD Pasar tanpa perantara.

Rico menyebut ini langkah berani untuk menutup celah kebocoran dana di pasar tradisional.

“Hari ini langkah berani. Pembayaran kontribusi pedagang jadi clear. Tidak ada lagi istilah ‘potong tengah’. Semua direct dan bisa dikontrol real time setiap hari,” kata Rico Waas.

Baca Juga :  Inspektorat Provinsi, " Banyak Pelanggaran Yang Dilakukan Puji Latuperissa "

Pasar Tradisional Harus Beradaptasi
Wali Kota tidak menampik keluhan masyarakat yang mulai enggan ke pasar tradisional. Alasannya: stagnan, kurang nyaman, dan kalah saing dengan pasar modern yang bisa diakses lewat HP.

“Masyarakat bilang kurang nyaman, bentuknya kurang berubah. Zaman sekarang semua dilihat lewat visual. Masyarakat punya banyak pilihan, bahkan bisa belanja sambil scrolling dari HP,” ujarnya.

Menurut Rico, PUD Pasar Medan tidak boleh jalan di tempat. Ia minta ada terobosan masif untuk beradaptasi dengan teknologi.

“Kita harus beradaptasi untuk masuk ke dunia teknologi itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu, Pemprov Sumut Sibuk Bangga dengan Pasar Murah

Dirut PUD Pasar: Awal Reformasi Tata Kelola
Dirut PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan menyebut digitalisasi ini pondasi awal reformasi tata kelola pasar yang lebih besar. Tujuannya mengubah sistem pembayaran dari tunai ke nontunai.

“Jika pedagang tidak mampu mengimbangi tuntutan pelayanan cepat dan berkualitas, pasar tradisional dikhawatirkan kehilangan daya saing,” kata Anggia.

Selama ini, sektor pembayaran kontribusi pedagang jadi sorotan DPRD Medan karena rawan kebocoran akibat pengelolaan belum maksimal.

 

Penulis : Khairul B

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Darmawan Yusuf: Tidak Ada yang Kebal Hukum!
Dugaan Makelar Proyek di Perkim Medan, Pendawa Minta Wali Kota Copot Oknum Bermain PL!
Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien
Safari Ashar Rico Waas di Silalas, Warga Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Tersangka Penyerangan PT Belawan Indah Ditahan, Darmawan Yusuf: Tidak Ada yang Kebal Hukum!

Kamis, 5 November 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Makelar Proyek di Perkim Medan, Pendawa Minta Wali Kota Copot Oknum Bermain PL!

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Kamis, 5 November 2026 - 00:13 WIB

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan

Kamis, 5 November 2026 - 00:10 WIB

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Deli Serdang Dukung Pelestarian Budaya Karo

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:11 WIB