Safari Ashar Rico Waas di Silalas, Warga Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Persoalan air bersih di sekolah, keterbatasan biaya pendidikan, ketidaktepatan data bantuan sosial, hingga ancaman banjir akibat drainase yang tidak terawat menjadi sederet keluhan warga yang disampaikan langsung kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Berbagai persoalan tersebut mencuat dalam dialog bersama masyarakat saat kegiatan Safari Ashar Wali Kota Medan di Masjid Al Muflihin, Jalan Sei Deli, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Selasa (3/11/2026). Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan persoalan yang selama ini mereka hadapi sekaligus berharap adanya solusi dan tindakan nyata dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Dalam kegiatan itu, Rico Waas didampingi Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Pj Sekda Medan Erfin Fahrurrazi, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Sofyan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, Kadisdukcapil Baginda P Siregar, Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, dan Kadispora T Chairuniza.

Salah satu keluhan disampaikan Abidin Batubara, warga Silalas yang berprofesi sebagai guru di SD Negeri 067954, Jalan Kejaksaan. Ia mengungkapkan, sekolah tempatnya mengajar telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama kurang lebih lima tahun.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas siswa. Bahkan, karena tidak tersedianya air yang memadai, para siswa terpaksa menggunakan fasilitas toilet di masjid terdekat untuk buang air kecil maupun besar.

Menurut Abidin, pihak sekolah sudah beberapa kali mendatangkan petugas Perumda Tirtanadi untuk memeriksa jaringan air. Namun, hingga kini persoalan tersebut belum juga terselesaikan. Dugaan sementara terdapat penyumbatan pada saluran pipa, tetapi titik permasalahannya belum diketahui secara pasti.

Merespons keluhan itu, Rico Waas langsung meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) turun ke sekolah untuk memeriksa jaringan air dan berkoordinasi dengan Perumda Tirtanadi.

“Besok dicek langsung ke sekolah. Kita lihat apa masalahnya, koordinasikan dengan Tirtanadi. Air harus bisa masuk ke sekolah karena itu kebutuhan dasar,” tegas Rico kepada Kadis Perkimcikataru Jhon Lase.

Baca Juga :  FKUB dan FPK Sumut Ajak Masyarakat Tenang dan Tidak Mudah Terprovokasi

Keluhan lainnya datang dari Yani, warga Lingkungan 6, Silalas. Sebagai ibu tunggal, ia harus membesarkan anak kandungnya serta dua anak abangnya yang telah meninggal dunia. Kondisi ekonominya semakin sulit setelah dua bulan terakhir tidak lagi bekerja di tempatnya bekerja dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini, Yani hanya mengandalkan penghasilan dari berjualan setiap Minggu di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Merdeka. Pendapatan tersebut harus dibagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pendidikan ketiga anak yang diasuhnya.

Ia pun berharap mendapatkan bantuan beasiswa agar anak-anak tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikan dan tidak putus sekolah. Yani juga mengaku pernah berupaya mengurus bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), tetapi hingga kini belum mendapatkannya.

Menanggapi hal tersebut, Rico menjelaskan bahwa bantuan pendidikan untuk jenjang SMA merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sementara pendidikan TK, PAUD, SD hingga SMP menjadi kewenangan Pemko Medan.

Meski demikian, Rico meminta perangkat daerah terkait membantu menjembatani persoalan tersebut agar keluarga yang membutuhkan memperoleh informasi dan akses terhadap bantuan pendidikan sesuai kewenangannya.

Rico juga menanggapi keluhan Yani terkait keterbatasan ruang berjualan bagi pedagang kecil. Ia menjelaskan, Pemko Medan tengah menyiapkan penataan lokasi usaha melalui sistem klaster agar pedagang memiliki tempat berjualan yang lebih tertib tanpa mengganggu fasilitas umum.

“Pemko Medan tengah menyiapkan penataan lokasi berjualan melalui klaster-klaster agar pedagang memiliki tempat usaha yang lebih tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum,” ujarnya.

Selain itu, Rico meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) membantu memeriksa legalitas usaha serta memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM.

Persoalan kesejahteraan sosial juga menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Irfan Rinaldi mewakili warga mempertanyakan ketidaksesuaian data desil kesejahteraan dengan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan.

Ia menyebutkan, terdapat warga lanjut usia yang telah berupaya mengurus bantuan sosial dengan melengkapi surat pengantar dari kepala lingkungan dan lurah, tetapi belum juga mendapatkan bantuan.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Depan SMA Negeri 21 Medan Membahayakan Pengguna Jalan, Warga Minta Perhatian Pemkot

Irfan berharap Pemko Medan memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu, termasuk warga yang tidak tergabung dalam Serikat Tolong Menolong (STM). Menurutnya, warga miskin yang tidak sanggup membayar iuran STM juga membutuhkan fasilitas sosial, seperti keranda dan tenda, ketika mengalami musibah kematian.

Menanggapi hal itu, Rico menjelaskan masyarakat yang merasa data desil kesejahteraannya tidak sesuai dapat mengajukan sanggahan melalui pihak kelurahan untuk diteruskan kepada Dinas Sosial.

Selanjutnya, kondisi ekonomi warga akan diverifikasi kembali agar data penerima bantuan sosial benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

Sementara itu, persoalan infrastruktur dan ancaman banjir disampaikan Syaidin Nasution. Ia mengeluhkan kondisi parit di Jalan Nangka, Kelurahan Silalas, yang disebut sudah lama tidak dikorek sehingga menyebabkan aliran air tidak lancar dan kawasan tersebut kerap mengalami banjir.

Menanggapi keluhan tersebut, Rico meminta jajaran kewilayahan bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi saluran drainase.

“Saya minta jajaran kewilayahan dan Dinas SDABMBK segera mengecek kondisi saluran tersebut serta melakukan pembersihan dan pengorekan agar aliran air kembali lancar,” ucapnya.

Melalui Safari Ashar tersebut, Rico Waas membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Berbagai keluhan yang disampaikan warga menjadi masukan bagi Pemko Medan untuk menindaklanjuti persoalan kebutuhan dasar, pendidikan, kesejahteraan sosial hingga pembenahan infrastruktur lingkungan.

Sebelumnya, dalam kegiatan Safari Ashar itu, Rico Waas juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan dan renovasi Masjid Al Muflihin.

Bantuan tersebut diterima Ketua BKM Abdurrahman Lubis. Selain bantuan pembangunan masjid, diserahkan pula satu set mesin servis AC, 70 polybag bibit cabai, satu set alat tenis meja, serta satu unit rak buku lengkap dengan satu set buku dan barcode e-book. (*)

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel
Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan
Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri
Kahiyang Ayu Luncurkan SIPANDA, Padanglawas Utara Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bobby Nasution Siapkan Anggaran Provinsi untuk Pembangunan Jalan Desa Mulai 2027
Disaksikan Bobby Nasution dan 22 Ribu Suporter, PSMS Tahan Imbang Persija 1-1
BPJS Kesehatan Puji Transformasi Layanan Kesehatan Medan, Rico Waas Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Tolak Pasien
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:16 WIB

Rico Waas Berkomitmen Kembangkan Inovasi Kuliner Lokal, Menu B2SA Diminta Hadir di Hotel

Kamis, 5 November 2026 - 00:13 WIB

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan

Kamis, 5 November 2026 - 00:10 WIB

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 00:07 WIB

Kakan Kemenag Medan Ingatkan Siswa Kerjakan TKA dengan Jujur dan Percaya Diri

Kamis, 5 November 2026 - 00:04 WIB

Kahiyang Ayu Luncurkan SIPANDA, Padanglawas Utara Raih Juara Umum Jambore Kader PKK Sumut 2026

Berita Terbaru