EO Ramadhan Fair XX Diduga Ditunjuk Langsung Karena Kedekatan Dengan Pimpinan Daerah

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUT ONLINE.ID – Pelaksanaan Ramadhan Fair XX/2026 di Kota Medan menuai banyak sorotan publik. Antara lain mengenai skema penunjukan langsung bagi pemenang tender proyek, hingga dugaan jual beli stand senilai Rp2,5 juta sampai Rp3 juta per lapak.

Informasi yang berhasil diperoleh dilapangan menyebutkan, penetapan event organizer (EO) tidak melalui proses lelang atau tender terbuka, melainkan menggunakan skema penunjukan langsung (PL), lantaran perusahaan bersangkutan memiliki kedekatan dengan pimpinan daerah Kota Medan.

“Yang pelaksananya adalah M Irsan Sihombing dan Arifin (pemilik vendor sound/Rigging Kharisma). Dan keduanya adalah teman baik dari salah satu penguasa Kota Medan,” ungkap sumber, Jumat (27/2).

Seraya menunjukkan foto kedekatan ketiganya di kediaman orang nomor dua di Pemko Medan itu, sumber juga mengungkap bahwa EO yang ditunjuk tidak memiliki rekam jejak memadai di bidangnya. Namun karena punya kedekatan dengan penguasa Kota Medan, maka diberikanlah proyek ini kepada EO itu.

“Jika benar, hal ini memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian prosedur dengan regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Sebab EO yang dipilih tidak berkompeten di bidangnya, hanya sewa perusahaan saja. Ini tentu sangat sarat kongkalikong antara EO dan dinas terkait selaku leading sector,” ucapnya.

Masalah Klasik

Persoalan klasik turut mengemuka dalam pelaksanaan Ramadhan Fair 2026 ini. Seperti dugaan jual beli stan yang dipatok mulai Rp2,5 juta sampai Rp3 juta per lapak.

Baca Juga :  Narkoba Jadi Bom Waktu di Madina, Kantor Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Masya

Sejumlah pelaku UMKM mengakui hal ini. Menurut mereka stan yang semestinya menjadi sarana pemberdayaan justru diperjualbelikan.

“Harusnya ini untuk membantu UMKM, bukan malah jadi ajang cari untung dari sewa stan,” ujar seorang pelaku usaha yang meminta identitasnya dirahasiakan saat ditemui awak media, Minggu (1/3/2026).

Mekanisme distribusi stan dan transparansi pengelolaannya pun dipertanyakan. Praktik serupa disebut-sebut kerap berulang dalam setiap pelaksanaan Ramadhan Fair.

Tarif parkir kendaraan tak luput jadi keluhan warga. Harganya disebut tak sesuai ketentuan, meski tarif parkir di Medan baru turun Rp1.000: roda dua Rp2.000 dan roda empat Rp4.000.

“Wajar publik meminta Dinas Perhubungan maupun penyelenggara memberikan penjelasan terbuka terkait mekanisme pengelolaan parkir di kawasan acara,” ujar Edlin Muharram, salah satu pengunjung saat ditemui.

Sebagai pengunjung, dirinya juga mengeluhkan terkait kondisi area utama UMKM. Seperti minimnya sirkulasi udara serta banyaknya kipas angin yang tidak berfungsi membuat suasana di dalam tenda terasa panas dan pengap, terutama menjelang waktu berbuka puasa.

“Area utama UMKM ini panas sekali, penataannya semrawut. Kami sampai berkeringat makan di sini,” ungkapnya.

Menurutnya, tata letak stan yang kurang rapi membuat arus pengunjung tersendat saat jam ramai. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila terjadi kepadatan berlebih.

Sebelumnya, fasilitas umum seperti toilet portable pada malam pembukaan 25 Februari lalu, dikeluhkan sebagian besar pengunjung. Kamar mandi milik Pemko Medan itu terlihat dalam kondisi kotor, berbau, dan tanpa penerangan.

Baca Juga :  Realisasi PAD Sumut Lampaui 26%, Pemprov Sumut Optimistis Target Tahunan Tercapai

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, event Ramadhan Fair XX menelan anggaran sebesar Rp2.941.638.900. Waktu pelaksanaan akan berlangsung mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026. Partisipan event ini melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM yang akan mengisi gerai kuliner dan kriya.

Sumber internal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan menyebutkan bahwa EO Ramadhan Fair XX bernama Arifin alias Apin Kharisma. Yang bersangkutan berhasil mendapatkan proyek tersebut lantaran memiliki kedekatan dengan ‘orang kepercayaan’ Wakil Wali Kota Medan.

Sekretaris Disdikbud Kota Medan, Andy Yudhistira, membenarkan perihal total anggaran pelaksanaan Ramadhan Fair tahun ini.

“Ya (sekitar Rp 2,9 miliar),” ujarnya menjawab wartawan, Selasa (23/2).

Diakuinya bahwa kegiatan tersebut tidak dilakukan lewat tender terbuka.

“Sudah ada di SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), tapi dia berbentuk rincian karena e-Katalog bukan tender. Hal tersebut atas saran BPK,” ujarnya seraya enggan merinci apa nama perusahaan EO-nya untuk tahun ini.

Upaya konfirmasi kepada Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, masih terus dilakukan awak media. Sejak dilayangkan pesan konfirmasi pada Senin (2/3) hingga berita ini diterbitkan redaksi, ia belum merespons.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang
Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027
Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas
Barak Narkoba Marak Di Langkat, DPM USU : Polres Langkat Jangan Hanya Gimmick
DPP IM3 Madina Sebut “Membangun Madina Hanya Slogan Kosong di Atas Kertas Berita
Geruduk Mabes Polri, Mahasiswa Desak tangkap dugaan Oknum Kepala Desa Singengu Julu Dalam Aktivitas PETI
Kadis SDABMBK Kerahkan Alat Berat Keruk Sedimentasi Tebal di Jalan Taduan
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Bupati Sebut Jambore TK/RA Bandar Khalipah Bisa Jadi Teladan dan Contoh di 21 Kecamatan Se Deli Serdang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Gubsu Minta Kepala Daerah se-Kabupaten Nias Percepat Usulan BKP 2027

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Barak Narkoba Marak Di Langkat, DPM USU : Polres Langkat Jangan Hanya Gimmick

Berita Terbaru

Daerah

Gubsu Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:29 WIB

Daerah

Kapolda Sumut Resmikan Polres Padang Lawas

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:27 WIB