Ratusan PPPK Paruh Waktu di Asahan Mengadu ke DPRD, Gaji Tak Kunjung Dibayar

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Nasib ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Asahan menuai sorotan. Mereka telah mengadu ke Komisi A DPRD Asahan untuk menyampaikan keluhan terkait hak mereka yang hingga kini belum terpenuhi.

Salah satu perwakilan guru, Saputra, yang bertugas di SD Negeri di Kecamatan Bandar Pulau, kepada wartawan, Jumat (17/4), menjelaskan bahwa persoalan utama yang mereka hadapi adalah belum adanya kepastian terkait pembayaran honorarium.

“Kami berharap ada kejelasan, terutama agar gaji kami bisa dimasukkan dalam struktur APBD Kabupaten Asahan,” ujarnya.

 

Ia menilai, sebagai bagian dari aparatur sipil negara (ASN), PPPK PW seharusnya mendapatkan perlakuan yang setara dengan pegawai lainnya di lingkungan pemerintahan daerah. Menurutnya, tidak ada perbedaan dalam hal pengabdian, baik bagi tenaga pendidik maupun ASN di sektor lain.

Selain itu, Saputra juga menyoroti mekanisme penggajian yang dinilai belum jelas. Ia meminta agar sistem yang digunakan pemerintah daerah mengacu pada regulasi dari Kementerian PAN-RB dan peraturan Kementerian Dalam Negeri terkait skema kerja paruh waktu.

Baca Juga :  Showroom Baru Daya Daihatsu Langkat Diresmikan, Pelayanan dan Promo Menggoda!

Tak hanya soal gaji, para guru juga menyuarakan kekhawatiran akan adanya tekanan setelah menyampaikan aspirasi. Mereka meminta DPRD memberikan jaminan perlindungan terhadap hak-hak mereka sebagai tenaga pendidik.

“Kami hanya ingin hak kami diperhatikan, tanpa adanya tekanan atau intimidasi setelah ini,” ucapnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi A DPRD Asahan, Azmi Hardiansyah, dalam keterangannya kepada wartawan, menjelaskan persoalan para tenaga pendidik ini memiliki berbagai persoalan mendasar, mulai dari ketidakjelasan gaji hingga kekhawatiran terhadap perlindungan hak mereka.

Azmi Hardiansyah menyatakan pihaknya telah menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Ia memastikan Komisi A DPRD Asahan akan menindaklanjuti persoalan ini melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan pihak-pihak terkait.

“RDP akan kami jadwalkan pada 20 April 2026 agar persoalan ini bisa dibahas bersama dan dicarikan solusi,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Harian PSI Sergai Adial Umri Ucapkan Selamat Milad ke-24 PKS

Sebelumnya diketahui, sebanyak 1.115 PPPK PW tenaga pendidik di Kabupaten Asahan telah resmi dilantik pada akhir Desember 2025. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Asahan dengan penyerahan surat keputusan di Aula Melati Kantor Bupati.

Namun hingga kini, nasib mereka berbeda dengan ASN lainnya. Para PPPK PW tersebut belum menerima gaji, meski telah menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik. Kondisi ini bahkan sempat menjadi perbincangan di media sosial.

Harapan agar gaji dapat dicairkan sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pun belum terwujud, sehingga menambah beban para tenaga pendidik yang menggantungkan penghasilan dari status tersebut.

Persoalan ini kini menjadi perhatian publik, terutama terkait komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan tenaga pendidik yang berperan penting dalam dunia pendidikan di Kabupaten Asahan.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Deliserdang dr.H.Asri Ludin Tambunan : Pesparani, Warisan Iman dan Persaudaraan
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Sumut 2026 Dipusatkan di Tugu Letda Sujono Bandar Betsy Simalungun
Klaim Menang hingga Kasasi, Koptan Rukun Sari Pasang Plang di Lahan Eks HGU PT MOEIS
Camat Pagar Merbau Adakan Giat Gotong Royong di Desa Pagar Merbau II
Pastikan Gizi Aman, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Monitoring Langsung Distribusi MBG Di SMA N4
Wakil Walikota Tanjungbalai Irup Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Minim Pemahaman Pengurusan Jenazah, PERMASI Tanjungbalai Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah
Deli Serdang Meraih Terbaik II Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Sumut 2026 Dipusatkan di Tugu Letda Sujono Bandar Betsy Simalungun

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Klaim Menang hingga Kasasi, Koptan Rukun Sari Pasang Plang di Lahan Eks HGU PT MOEIS

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Camat Pagar Merbau Adakan Giat Gotong Royong di Desa Pagar Merbau II

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Pastikan Gizi Aman, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Monitoring Langsung Distribusi MBG Di SMA N4

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Wakil Walikota Tanjungbalai Irup Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Berita Terbaru