Hari Pertama Revalidasi, Kaldera Toba Banyak Dapat Nilai Positif

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN, SUARASUMUTONLINE.ID- Hari pertama revalidasi UNESCO, Geopark Kaldera Toba mendapat banyak nilai positif. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumatera Utara (Sumut) Yuda Pratiwi Setiawan, beberapa geosite yang dikunjungi mendapat komentar yang bagus dari para asesor.

Ada empat geosite yang dikunjungi Tim Asesor UNESCO pada kesempatan ini, yaitu Sipinsur, Hutaginjang, Taman Eden 100 dan Sibaganding. Keempat geosite ini, menurut Yuda, sudah dikelola dengan baik sehingga membuat asesor terkesan.

“Dari keempat geosite yang didatangi hari ini dari Sipinsur hingga di sini GIC (Geopark Information Centre), Alhamdulillah masih mendapat nilai yang sangat bagus, tetapi kita masih perlu mendalami beberapa hal mengenai geologi di setiap geosite,” kata Yuda Pratiwi Setiawan di Geopark Information Centre), Parapat, Simalungun, Selasa (22/7).

Baca Juga :  Warga Tapteng Ngadu ke Gubsu Belum Dapat Bantuan Meski 4 Kali Kirim Data

Pemerintah daerah dan lembaga yang berkaitan dengan Kaldera Toba banyak mendapat masukan dari kedua asesor yaitu Prof. Jose Brilha (Portugal) dan Dr. Jeon Yongmun (Korsel). Masukan kedua asesor menjadi dorongan Pemprov, Pemkab dan lembaga lain untuk mengelola Kaldera Toba lebih baik lagi.

“Tentu kita belum sempurna dalam mengelola, masih ada kekurangan di sana sini, tetapi kita terus berbenah, memperbaiki diri, ini (menjadi bagian UNESCO Global Geopark) salah satu upaya kita meningkatkan pengelolaan Kaldera Toba),” kata Yuda.

Baca Juga :  Ratusan Warga Demo di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Terkait Dana Desa dan BLT

Salah satu masukan Jose Brilha yaitu memperkuat perlindungan terhadap warisan geopark seperti formasi bebatuan, lokasi bersejarah, dan material geologi lainnya. Bahkan menurutnya pariwisata merupakan bonus dalam menjaga geopark.

“Inti dari geopark adalah bagaimana kita menjaga warisan ini semua, menjaga formasi bebatuan yang berharga, material, sejarahnya sehingga bisa kita wariskan ke anak cucu, pariwisata itu bonus,” kata Jose Brilha.

Selanjutnya, Tim Asesor Geopark Kaldera Toba akan melanjutkan kunjungannya ke Samosir antara lain Huta Sialagan, SMKN 1 Simanondo, Huta Raja da Sigulati. Kemudian bergerak ke Kabupaten Karo untuk meninjau Simalem Resort, Air Terjun Sipisopiso, Tongging dan berakhir di Silalahi. rel

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot
Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak
Kabag Kesra Pemkab Deliserdang Bantah Isu Pengadaan Jilbab Rp525 Juta Libatkan Istri Bupati dan Bendahara PKK
Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km
Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tinggalkan Lokasi,  Diduga Upacara Dimulai Sebelum Bupati Hadir 
Kabag Kesra Faisal Terima Audiensi Ketua Perwiridan Muslimah Cendana Mandiri
80 Peserta Jambore Nasional Deli Serdang Terima Uang Saku Rp2 Juta Lebih Per Orang
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:19 WIB

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Warga Langkat Duduk Bershalawat di Tengah Jalan, Blokir Jalan Tuntut Aspal 3,5 Km

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Dilatih TNI-Polri Selama 60 Hari, 57 Pelajar Siantar Siap Kibarkan Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tinggalkan Lokasi,  Diduga Upacara Dimulai Sebelum Bupati Hadir 

Berita Terbaru

Daerah

21 Paket Proyek Dinkes Asahan Rp.5,4 Miliar Disorot

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:19 WIB

Daerah

Taman Buah Deli Serdang Riuh Dengan Rianh Anak-anak

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:17 WIB