Ketua FPAN Desak Kejari Medan Ungkap Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kota Medan

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Ketua Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN), Reza Nasution, mendesak Kejaksaan Negeri Medan agar segera mengusut tuntas dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan yang belakangan menjadi sorotan publik.

Menurut Reza, aparat penegak hukum tidak boleh lamban dalam menangani persoalan yang menyangkut anggaran pendidikan, terlebih jika menyentuh bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa yang seharusnya diterima masyarakat kurang mampu. Ia menilai, jika benar terjadi penyimpangan, maka hal tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap dunia pendidikan dan masa depan anak-anak.

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan Aliran Kepercayaan, Kejati Sumut Gelar Rakor Pakem Bersama Instansi Terkait

“Jangan sampai kasus ini dipeti-eskan. Kami mendesak Kejari Medan segera memanggil, memeriksa, dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat. Tangkap semua oknum-oknum yang bermain dalam dugaan korupsi ini,” tegas Reza Nasution kepada wartawan di Medan, Senin ( 27/4).

FPAN menilai transparansi dan keseriusan penegak hukum sangat dibutuhkan agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara tetap terjaga. Reza menegaskan, masyarakat berhak mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kasus tersebut serta siapa saja pihak yang harus bertanggung jawab.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Medan untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di sektor pendidikan. Menurutnya, setiap rupiah dana publik wajib dipergunakan secara tepat sasaran demi kepentingan siswa dan peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  LIPPSU Soroti Kejanggalan Lahan 3.000 M² di Sunggal, Desak Pemko Medan Buka Data

“Ini uang rakyat. Jangan ada lagi permainan proyek di sektor pendidikan. Jika terbukti ada pelanggaran, proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” tambahnya.

FPAN menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong aparat penegak hukum agar bertindak profesional, transparan, serta berani menuntaskan kasus hingga ke akar-akarnya.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Datangi Kantor Gubsu, Buruh Minta UMP Sumut 2027 Naik hingga 10 Persen
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo
Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB