MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID –Pertamina menghentikan sementara distribusi BBM ke wilayah Tapanuli dan Padangsidimpuan akibat akses jalan yang tidak dapat dilewati. Hal tersebut disampaikan Sales Area Manager Retail Medan, Tito Rivanto, yang menyebut sejumlah titik mengalami longsor dan jembatan putus.
“Mobil tangki kami stop karena akses pertama dari longsor dan jembatan yang tidak bisa dilewati sama sekali. Kami mohon dukungan dinas terkait untuk segera membersihkan akses-akses tersebut sehingga distribusi BBM kami melalui mobil tangki bisa segera sampai ke SPBU,” katanya di Sabtu (29/11).
Sebagai langkah mitigasi, Pertamina memprioritaskan suplai untuk alat berat di Tarutung dan sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi Sumatera Utara. Tito mengatakan pihaknya sudah menyediakan dexlite untuk operasional alat berat sejak Rabu dan masih berjalan hingga hari ini.
Selain itu, Pertamina juga memberikan dukungan BBM untuk Bandara Sibolga, terutama untuk kebutuhan genset karena listrik di daerah tersebut masih padam. “Kami full support untuk kebutuhan BBM di Sibolga,” ujarnya.
Sementara itu, distribusi LPG yang juga sempat mengalami kendala, kini sudah mulai dapat berjalan. Akses jalan dari Pangkalan Susu yang sebelumnya terputus karena jembatan rusak kini sudah bisa dilewati sejak pukul 4-5 subuh.
“Insyaallah dalam waktu dekat, kami berupaya maksimal memenuhi kebutuhan LPG di masyarakat. Karena memang LPG merupakan bahan pokok masyarakat selain BBM tadi,” katanya.
Tito juga menegaskan tidak ada pembatasan pembelian BBM di SPBU. Terkait barcode kendaraan logistik yang bermasalah, ia mengatakan hal tersebut dapat langsung dilaporkan. “Kalau ada yang terkendala, itu bisa dilaporkan ke kami,” ucapnya.
Penulis : Youlie









