SIMALUNGUN – SSOL.ID – Pemerintah Kabupaten Simalungun sukses memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Simalungun, Pamatang Raya, Kamis (22/10/2026).
Acara dihadiri Bupati Simalungun diwakili Sekdakab Simalungun Andreas Mikhaon Simamora, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Sosial R. Marpaung, para Kepala KUA se-Simalungun, sejumlah Camat, serta ribuan santri dari 25 Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Simalungun.
Sekdakab Andreas menyampaikan salam dan pesan Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih yang sedang menghadiri Rakornas bersama Presiden RI di Jakarta.
“Bapak Bupati titip salam. Selamat Hari Santri 2026. Semoga Ponpes dapat terus mengembangkan ilmu agama Islam selaras dengan ilmu pengetahuan dan peradaban digital,” ujar Andreas membacakan sambutan Bupati.
Perayaan Hari Santri diisi dengan berbagai penampilan santri, seperti tarian Pukat Aceh yang melambangkan persatuan dari Ponpes Al-Kautsar Panei, story telling, dakwah, dan pembacaan puisi jihad oleh santri Ponpes Al-Misbah Kasindir, Jorlang Hataran.
Sebanyak 25 Ponpes yang hadir antara lain Ponpes Ash-Habul Kahfi Sinaksak, Al-Hijrah Balimbingan, Al-Baroqah Silinduk, Al-Kautsar Panei, Asbara Silimakuta, Dzunnurain Sidamanik, Salafiyah Darul Al-Misbah, Nurul Iman Dolok Silau, dan 17 Ponpes lainnya yang tercatat aktif di Kabupaten Simalungun.
Kehadiran ribuan santri dengan busana putih dan jilbab hitam (putri) serta jas merah hati bersorban putih (putra) menambah khidmatnya peringatan yang mengusung semangat ukhuwah, persatuan, dan cinta NKRI berdasarkan Pancasila.
Penulis : Nurleli, SH









