DELI SERDANG, SSOL.ID – Kabut asap tebal menyelimuti Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang. Dampaknya, aktivitas penerbangan terganggu.
PT Angkasa Pura Aviasi mencatat, Jumat (16/10/2026), tiga rute penerbangan domestik terpaksa dibatalkan dan empat penerbangan lainnya delay, termasuk satu rute internasional Kuala Lumpur.
“Tiga domestik cancel, empat delay termasuk KL. Yang delay sudah terbang lagi sore tadi sekitar pukul 16.35 WIB,” ujar Humas Angkasa Pura Aviasi, Zul Andrika.
Tiga rute yang dibatalkan adalah Kualanamu – Mandailing Natal, Kualanamu – Takengon, dan Kualanamu – Sibolga. Pembatalan terjadi karena jarak pandang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan.
Anehnya, BMKG memastikan tidak ada titik panas di Sumut. Data satelit Selasa (13/10) menunjukkan nihil hotspot.
Namun pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Silangit, Rabu (14/10) pukul 10.00 WIB, jarak pandang di Sumut anjlok drastis menjadi hanya 1 sampai 4 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menjelaskan kabut asap terdeteksi merata di seluruh Sumut dan kualitas udara PM2.5 sudah masuk kategori sedang hingga tidak sehat.
“Kami imbau warga kurangi aktivitas luar ruangan dan pakai masker jika harus keluar, terutama saat jarak pandang menurun,” kata Hendro.
Hingga kini, asap masih mengepung sejumlah wilayah, termasuk Madina yang bahkan meliburkan siswa PAUD hingga SMP untuk belajar dari rumah.
Penulis : Wahyu Danil









