Kejatisu Kembali Periksa LLDIKTI Sumut Terkait Dugaan Korupsi KIP

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Dgaan korupsi program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta pengadaan barang dan jasa di LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara semakin terpampang nyata. Para pejabat LLDIKTI Wilayah 1 Sumut silih berganti diperiksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

Terbaru Pejabat di lingkungan LLDIKTI, Rika diperiksa tim Kejatisu. Hingga saat ini Pemeriksaan pejabat LLDikti masih terus dilakukan sebelum penetapan tersangka.

Sebelumnyan Kejatisu juga telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi, termasuk Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut, Prof. Syaiful Anwar Matondang.

Kejatisu terus mendalami dugaan korupsi di lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Rizaldi SH MH, (Selasa (11/8) membenarkan pemeriksaan terhadap Rika. “Ia Rika Sudah diperiksa ,” kata Rizaldi saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga :  Sidang Tipikor Samosir: Saksi Tegaskan Dana Bantuan Bencana Rp5 Juta Langsung ke Rekening Warga

Rizaldi membenarkan pemeriksaan Rika masih berkaitan dengan dugaan korupsi yang tengah didalami Kejatisu di lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumut.

Namun, saat ditanya mengenai jabatan Rika di LLDIKTI Wilayah I Sumut, Rizaldi belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Hingga kini, Kejatisu masih terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mendalami perkara tersebut. Rizaldi menyebut jumlah saksi yang telah diperiksa kini sudah lebih dari 10 orang. “Berapa ya… sekitar 10 lebih lah, gitu,” ujarnya.

Meski pemeriksaan saksi terus bertambah, Kejatisu belum menetapkan tersangka.

Baca Juga :  Terapkan RJ, Kejati Sumut Hentikan Perkara Penganiayaan Sarmadan Siregar

Dengan demikian, lanjutnya, proses penanganan perkara masih pemeriksaan saksi. Keterangan para saksi terus dikumpulkan untuk mengungkap dugaan penyimpangan yang dilaporkan di lingkungan LLDIKTI Wilayah I Sumut.

Sebelumnya, Kejatisu juga telah memeriksa Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut, Prof. Syaiful Anwar Matondang. Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan pihak terkait dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan data dan bahan keterangan dalam perkara tersebut.

Kejatisu sebelumnya menyatakan proses pengusutan tidak seluruh perkembangan dapat disampaikan kepada publik karena berkaitan dengan kepentingan penanganan perkara.

Hingga kini, Kejatisu masih terus mendalami perkara tersebut dan belum menyampaikan adanya pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temui Kajati Sumut, Pelindo Regional 1 Perkuat Komitmen Kepatuhan Hukum
Lapas Kelas I Medan Tampung Aspirasi Warga Binaan, Wali Blok Jadi Penghubung Komunikasi
Terima Uang dari Penyedia Internet, Eks PPTK Diskominfo Tebingtinggi Diganjar 18 Bulan Bui
GARDA Harapan Sumut Desak Klarifikasi Ijazah Palsu Anggota DPRD Sumut JT
Polda Sumut Respon Klaim Influencer Ditawari Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla
Sidang KSOP Belawan, Saksi dari Pelindo Tegaskan Penerimaan Jasa Pelabuan Telah Dibayar
BREAKING: Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Tanjung Morawa Pecah, Satu Orang Diduga Kena Tembak di Leher
Diduga Tak Kantongi PBG, Proyek Ground Breaking Block Petisah Jalan Terus
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Temui Kajati Sumut, Pelindo Regional 1 Perkuat Komitmen Kepatuhan Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Lapas Kelas I Medan Tampung Aspirasi Warga Binaan, Wali Blok Jadi Penghubung Komunikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Terima Uang dari Penyedia Internet, Eks PPTK Diskominfo Tebingtinggi Diganjar 18 Bulan Bui

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:54 WIB

GARDA Harapan Sumut Desak Klarifikasi Ijazah Palsu Anggota DPRD Sumut JT

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Polda Sumut Respon Klaim Influencer Ditawari Rp80 Juta untuk Tak Bahas Karhutla

Berita Terbaru