BGN Akan Ubah Skema Insentif Rp 6 Juta per Hari untuk SPPG, Disebut Tidak Adil

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SSOL.ID– Badan Gizi Nasional atau BGN akan merombak skema pemberian insentif kepada Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Saat ini semua SPPG menerima besaran yang sama Rp 6 juta per hari, yang dinilai tidak adil.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan aturan baru sedang dalam tahap pembahasan.

“Kami nanti akan membuat skema yang insentif yang lebih adil,” kata Agustina dikutip dari detikFinance, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga :  Rupiah Diprediksi Menguat ke Rp17.690 Hari Ini, Tapi Tarif AS Masih Membayangi

Ia mencontohkan, SPPG dengan kapasitas 500 hingga 1.000 penerima tidak seharusnya mendapat insentif yang sama dengan SPPG berkapasitas 3.000 hingga 4.000 penerima.

“Misalnya SPPG yang 200 meter yang cuma melayani 1.000 orang insentifnya sama. Enggak juga dong yang 300 meter atau 400, ada bahkan yang 500 yang lebih bagus kok disamaratakan Rp 6 juta? Kan enggak fair,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan BGN, dengan insentif Rp 6 juta per hari dan beroperasi 313 hari dalam setahun, satu SPPG bisa menerima Rp 1,87 miliar. Dengan modal awal Rp 3,5 miliar, investasi SPPG diperkirakan balik modal dalam 2 tahun.

Baca Juga :  Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP Jadi 450 Ton per Hari, Harga Tetap Rp13.100/Kg

Selain insentif, BGN juga akan mengevaluasi lokasi SPPG. Selama ini penentuan lokasi hanya berorientasi pada jumlah potensi penerima, belum melihat kebutuhan riil penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

 

Penulis : Dt. Arifin

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eftah Kades Sigara-gara Galakkan Program Peduli UMKM Untuk Kemajuan Desa
Plank PBG Pembangunan Groundbreaking Block Petisah Medan Tak Nampak Publik
Untuk 1,73 Juta KPM, Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun
Kredit UMKM Sumut Turun Jadi Rp80,4 T, OJK: Perlu Didorong Lebih Kuat
Sejarah Baru Fiskal: Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Pertama Kali Lampaui Rp 4.000 Triliun
Harga Cabai di Sumut Pedas, Tembus Rp 70 Ribu dan Lewati HET
Akses Modal Mudah, Bank Sumut Gulirkan KUR Tanpa Agunan di Taput
Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Melantai di Bursa Efek
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Eftah Kades Sigara-gara Galakkan Program Peduli UMKM Untuk Kemajuan Desa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:17 WIB

Plank PBG Pembangunan Groundbreaking Block Petisah Medan Tak Nampak Publik

Selasa, 29 September 2026 - 19:33 WIB

Untuk 1,73 Juta KPM, Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Selasa, 29 September 2026 - 19:28 WIB

Kredit UMKM Sumut Turun Jadi Rp80,4 T, OJK: Perlu Didorong Lebih Kuat

Sabtu, 26 September 2026 - 13:11 WIB

Sejarah Baru Fiskal: Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Pertama Kali Lampaui Rp 4.000 Triliun

Berita Terbaru