Kredit UMKM Sumut Turun Jadi Rp80,4 T, OJK: Perlu Didorong Lebih Kuat

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID -Penyaluran kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumatera Utara mengalami penurunan, sementara rasio kredit macet justru naik.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbagut, nilai kredit UMKM Bank Umum per Juli 2026 tercatat Rp80,4 triliun. Angka ini turun 1,77% secara tahunan (YoY) dibandingkan Juli 2025 yang sebesar Rp81,9 triliun.

Kepala OJK Sumbagut, Triyoga Laksito, mengatakan perlambatan ini menjadi sinyal penyaluran ke sektor UMKM belum optimal.

“Kredit UMKM Bank Umum di Sumut sedikit menurun dari Rp81,9 triliun pada Juli 2025 menjadi Rp80,4 triliun pada Juli 2026, atau turun 1,77% YoY. Artinya, penyaluran ke segmen UMKM belum tumbuh seperti segmen lainnya dan masih perlu didorong lebih kuat,” ujar Triyoga, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga :  Harga Semen di Sumut Masih Tembus Rp85 Ribu per Sak

Struktur kredit perbankan di Sumut saat ini masih didominasi korporasi sebesar 47%, sementara porsi UMKM baru 24,2%.

“Porsi UMKM yang masih sekitar seperempat dari total kredit menunjukkan ruang peningkatan pembiayaan kepada pelaku usaha kecil dan menengah masih terbuka,” katanya.

Baca Juga :  Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Melantai di Bursa Efek

Di sisi lain, kualitas kredit UMKM juga tertekan. Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) naik dari 3,72% pada Juli 2025 menjadi 4,10% pada Juli 2026.

Meski masih di bawah ambang batas aman 5%, OJK mengingatkan kenaikan tersebut harus menjadi perhatian serius perbankan.

“Kenaikan ini perlu diperhatikan karena menunjukkan tekanan kualitas kredit UMKM yang mulai meningkat,” pungkasnya.

 

Penulis : Wahyu Danil

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Untuk 1,73 Juta KPM, Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun
Sejarah Baru Fiskal: Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Pertama Kali Lampaui Rp 4.000 Triliun
Harga Cabai di Sumut Pedas, Tembus Rp 70 Ribu dan Lewati HET
Akses Modal Mudah, Bank Sumut Gulirkan KUR Tanpa Agunan di Taput
Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Melantai di Bursa Efek
Kuota KUR Bank Sumut Naik Jadi Rp2 Triliun, Ada Skema Bunga 0 Persen untuk UMKM Mikro
Bulog Sumut Genjot Penyaluran Beras SPHP Jadi 450 Ton per Hari, Harga Tetap Rp13.100/Kg
Harga Semen di Sumut Masih Tembus Rp85 Ribu per Sak
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:33 WIB

Untuk 1,73 Juta KPM, Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Hingga Akhir Tahun

Selasa, 29 September 2026 - 19:28 WIB

Kredit UMKM Sumut Turun Jadi Rp80,4 T, OJK: Perlu Didorong Lebih Kuat

Sabtu, 26 September 2026 - 13:11 WIB

Sejarah Baru Fiskal: Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Pertama Kali Lampaui Rp 4.000 Triliun

Selasa, 15 September 2026 - 07:39 WIB

Harga Cabai di Sumut Pedas, Tembus Rp 70 Ribu dan Lewati HET

Senin, 7 September 2026 - 20:32 WIB

Akses Modal Mudah, Bank Sumut Gulirkan KUR Tanpa Agunan di Taput

Berita Terbaru