Tinjau Batang Toru, Bahlil Tawarkan Solusi Kebutuhan untuk Korban Bencana

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN, SUARASUMUTONLINE.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, meninjau langsung lokasi bencana di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (2/12). Ia menawarkan sejumlah solusi untuk membantu pemulihan korban dan mendukung Pemerintah Daerah setempat.

Usai meninjau kondisi Desa Garoga dan sekitarnya, Bahlil menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa masyarakat sepekan lalu.

“Pertama, saya menyampaikan rasa duka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Komandan Madina Pantau Seluruh Pekerjaan Konstruksi OPD Tahun Anggaran 2025, Ingatkan Akuntabilitas

Bahlil menilai Kecamatan Batang Toru menjadi daerah terdampak terparah. Ia meminta proses pembersihan material dari banjir dapat segera dilakukan.

“Tempat ini paling parah terdampak dan cukup terisolir. Kehadiran saya di sini sekaligus memastikan kebutuhan mendesak terpenuhi. Mulai besok, pembersihan kayu-kayu besar harus segera dilakukan,” katanya.

Selain itu, Menteri ESDM menekankan kebutuhan hunian sementara bagi warga terdampak. Lebih dari 200 kepala keluarga (KK) membutuhkan tenda sebagai tempat tinggal sementara selama pemulihan.

Bahlil juga menyarankan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani terdampak bencana untuk memperoleh modal usaha yang terjangkau.

Baca Juga :  Mahasiswa Apresiasi PT.Socfindo Aek Loba atas Bantuan kepada Masyarakat dan Pendidikan

“Rata-rata warga di sini adalah petani yang belum bisa panen akibat bencana. KUR bisa menjadi solusi, dan tanggung jawab ini harus dijalankan bersama,” ucapnya.

Warga Desa Garoga, Ashari Dalimunthe, berharap desa mereka dapat segera pulih dan meminta agar asal-usul kayu-kayu besar yang terbawa arus banjir diusut.

“Desa ini harus dikembalikan. Lebih dari 200 KK di sini tidak mungkin dipindahkan ke tempat lain. Kami berharap janji Pak Bahlil benar-benar direalisasikan,” tuturnya.

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Jelang Musda KNPI Madina, Panitia Diminta Terbuka
Tes IQ Rp3,78 Miliar di 435 Sekolah Disorot, PORSU Minta LP2O-LP Diperiksa Kejari
Komandan Madina Desak Bupati Madina Evaluasi Kadisdik dan Usut Tuntas  Persoalan di Disdik Madina
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB