Amran Sulaiman Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas, Buntut Beras SPHP Diduga Dioplos

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – SSOL.ID – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengambil tindakan tegas buntut dugaan penyelewengan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Delapan pejabat di lingkungan Perum Bulog dan Bapanas dicopot dari jabatannya. Sementara dua pejabat lainnya mendapat peringatan tertulis.

Keputusan tersebut disampaikan Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

“(Pejabat) Bulog dengan Bapanas, ada 10 orang. Diberi peringatan ada dua, delapan kita copot. Dan itu ditindaklanjuti oleh Satgas Pangan nanti. Kalau ada bersalah, itu akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Amran.

Menurut Amran, pencopotan dilakukan karena para pejabat dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan distribusi pangan bersubsidi.

“Dari atas ke bawah, copot semua. Karena tanggung jawab. Kita tidak tahu nanti sampai di mana keterlibatannya, tetapi dia lalai menjalankan tugas. Nah, kita copot,” tegasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Perintahkan Mendagri Copot Bupati Aceh Selatan, Begini Aturannya

Pemerintah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Selain sanksi internal, pemerintah juga telah memproses sembilan orang dari pihak swasta. Satu orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara aktor utama masih dalam pendalaman.

Modus Oplos Beras Subsidi

Dugaan penyelewengan dilakukan dengan cara membeli beras SPHP dari Bulog seharga Rp 11.500 per kilogram, kemudian membongkar kemasan dan mengemas ulang ke dalam karung lain sebagai beras premium.

Beras tersebut kemudian diduga dijual dengan harga Rp 17.000 per kilogram, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 12.500 per kilogram.

“Oknum, perusahaan, korporasi mempermainkan. Karena barang subsidi ini yang harusnya dijual Rp 12.500 per kilogram, dijual ke mereka Rp 11.500, tetapi ini dibongkar. Ini kan kejahatan,” kata Amran.

Baca Juga :  Sempat Terisolasi, Sistem Listrik Aceh Kembali Terhubung Jaringan Sumatera

Amran menyebut temuan awal sebanyak 600 ton beras SPHP yang diduga dioplos. Temuan itu didapat saat sidak di kawasan Kayumanis, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026). Ia menduga jumlahnya bisa mencapai ribuan ton.

“Ini untuk membantu saudara kita yang kurang mampu, tetapi dia ambil haknya, kemudian manipulasi. Yang jelas, ini kejahatan,” ujarnya.

Untuk 2026, pemerintah mengalokasikan dukungan sektor pangan di hulu mencapai Rp 160 triliun, termasuk subsidi pupuk, traktor, irigasi, dan subsidi penyerapan beras Bulog sebesar Rp 6.000 per kilogram.

Sumber Berita:
Berita ini diolah dari laporan Kompas.com berjudul “Buntut Dugaan Beras SPHP Diselewengkan, Amran Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas” yang tayang pada 29 Oktober 2026, dengan tambahan verifikasi dan penulisan ulang redaksi SSOL.ID.

 

Penulis : Red

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono
Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut
Dualisme Kepemimpinan PPP Memanas, Munas Ulama Minta SK Mardiono Dicabut dan Kembalikan ke Agus Suparmanto
HUT ke-81 TNI: Tak Lagi Megah di Monas, Kini Fokus Perkuat Struktur Pertahanan
Di HUT ke-81 TNI, Presiden Ingatkan Prajurit: Jiwa dan Ragamu Milik Rakyat
Jelita Asri Ludin Tambunan Tampil Memukau dengan Tenun Deli Serdang di Kriyanusa 2026
Dekranasda Deli Serdang Tampilkan Produk Lokal di Pameran Kriyanusa 2026
Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi Bambang Alias Bembeng, Vonis PT Medan Dibatalkan, Putusan PN Stabat Tetap Berlaku
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Amran Sulaiman Copot 8 Pejabat Bulog dan Bapanas, Buntut Beras SPHP Diduga Dioplos

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:34 WIB

PPP Sumut di Persimpangan Jalan, Ulama Sebut Pengurus Sumut Termasuk yang Dipecat Kubu Mardiono

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Menteri LH Bersama Pemuda Pancasila Tanam 100 Ribu Pohon di Sumut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Dualisme Kepemimpinan PPP Memanas, Munas Ulama Minta SK Mardiono Dicabut dan Kembalikan ke Agus Suparmanto

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:35 WIB

HUT ke-81 TNI: Tak Lagi Megah di Monas, Kini Fokus Perkuat Struktur Pertahanan

Berita Terbaru