MANDAILING NATAL, SSOL.ID— Senat Mahasiswa (SEMA) STAIN Mandailing Natal menyelenggarakan Seminar Pelatihan Kepemimpinan Dasar sebagai upaya membentuk karakter, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat juang mahasiswa dalam berorganisasi dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Kegiatan ini menghadirkan Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal, Dr. Mhd. Faisal Situmorang, M.KM.; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Parlin Lubis, AP., M.Si.; perwakilan Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Khairul Anwar Hasibuan, S.IP.; serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mandailing Natal, Sudrajat Putra Batubara, S.H., M.H. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan kapasitas dan karakter kepemimpinan mahasiswa.
Ketua Senat Mahasiswa STAIN Mandailing Natal, Salamat Nasution, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bupati Mandailing Natal beserta seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.
“Semoga hadirnya Ayahanda Bupati di tengah-tengah kita dapat membangkitkan semangat juang mahasiswa untuk terus berproses dan menempa diri. Kita harus belajar dari setiap tantangan, layaknya besi yang ditempa agar menjadi tajam dan bermanfaat. Seorang pemimpin juga harus tangguh dan tidak mudah goyah meskipun berada di bawah tekanan, layaknya berlian yang semakin kuat menghadapi tekanan, semakin tinggi nilainya,” ujar Salamat.
Dalam pemaparannya, Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan atau simbol kekuasaan. Seorang pemimpin harus mampu menerjemahkan amanah menjadi tindakan nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Tiga prinsip penting yang menjadi perhatian dalam kepemimpinan ialah integritas, progresivitas, dan tanggung jawab. Integritas menuntut keselarasan antara perkataan dan perbuatan. Sikap progresif mengharuskan seorang pemimpin mampu membawa organisasi bergerak maju dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Bupati juga mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah. Mahasiswa diharapkan terus meningkatkan wawasan, memperkuat penguasaan ilmu, menjaga moralitas, serta berani menyampaikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.
Melalui Seminar Pelatihan Kepemimpinan Dasar ini, SEMA STAIN Mandailing Natal berharap mahasiswa dapat menjadikan organisasi sebagai ruang pembelajaran untuk membangun kedisiplinan, memperkuat solidaritas, melatih keberanian mengambil keputusan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan mahasiswa STAIN Mandailing Natal sebagai generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan kampus maupun Kabupaten Mandailing Natal. (*)
Penulis : Yuli









