Mantan Kajari Madina Bantah Terlibat Korupsi Smart Village

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, SSOL.ID– Nama mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mandailing Natal (Madina) Novan Hadian disebut-sebut ikut terlibat kasus korupsi pengadaan internet (Smart Village) tahun 2023 di Kabupaten Mandailing Natal. Novan Hadian tegas membantah tudingan itu.

”Saya membantah keras tudingan yang menyebutkan saya terlibat dalam kasus smart village itu, itu tidak benar sama sekali, saya tidak pernah ikut campur dalam proyek itu”, ucap Novan melalui sambungan telepon, Jumat (31/7).

Mantan Kajari Madina yang kini menjabat Asisten Pengawasan (Aswas) di Kejaksaan Tinggi Jambi itu pun menyatakan tidak pernah mengarahkan agar proyek smart village itu diberikan kepada orang tertentu.

Baca Juga :  Diduga Oknum Dirut BUMD inisial AW Cabuli Wanita Muda, MAKI Sumut, " Pecat Dirut Amoral Partai Penguasa

”Saya disebutkan mengarahkan agar proyek itu diberikan kepada Boby lah, ke Muhammad Arif lah, itu tidak benar, saya tidak kenal sama mereka itu”, tegas Novan.

Novan menyebutkan kalau kabupaten Madina memiliki 377 Desa.

”Kalau memang saya terlibat pasti dari kepala desa maupun camat pasti bunyi, coba saja ditelusuri”, sebut Novan seraya mengungkapkan kalau karakter masyarakat Madina yang sangat terbuka.

Novan menegaskan, dirinya maupun jajaran Kejari Madina ketika itu sama sekali tidak ikut campur dalam bentuk apapun terkait proyek smart Village.

Baca Juga :  Pendaftaran Seleksi Calon KPID Sumut Ditutup, 61 Peserta Mendaftar

”Itu murni proyek Pemkab Madina, Kejaksaan tidak pernah ikut campur, bang”, tandasnya.

Bahkan ia sempat mengungkapkan, kalau Kejari Madina selama ini justru sering “dijual” kesana kemari untuk mendapat kan proyek.

” Sama kita taulah bang, selama ini kita ini dijual kesana kemari, kalau gak Dalan Lidang ya Mompang, padahal kita tidak tau apa – apa”, ungkap Novan.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina
Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah
Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat
KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD
LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar
Sukses Dan Meriah Harmoni Milad 27 Th Pendawa Miliki Nilai Persaudaraan Yang Kokoh
Batas Waktu Semakin Dekat Namun P-APBD Deli Serdang Belum Juga di Tetapkan
Pemkab Deli Serdang Tegaskan Telah Memiliki Bukti Kepemilikan yang Sah dan Sesuai Prosedur Hukum
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:11 WIB

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 September 2026 - 18:08 WIB

Narkoba dan Judi Online Jadi Tantangan Baru, Layanan Rehabilitasi Dorong Dukungan Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:06 WIB

Muhri Fauzi Hafiz Dorong Pengawasan Sekolah Rakyat Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

KAMMI Sumut Geruduk DPRD,Soroti  Polemik KPID dan Anggaran DPRD

Senin, 21 September 2026 - 16:43 WIB

LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar

Berita Terbaru

Daerah

Aktivis Minta Satgas PETI Sasar Pemodal Tambang di Madina

Senin, 21 Sep 2026 - 18:11 WIB

Berita

LIPPSU Minta Audit Proyek SMA Unggulan Nias Rp87,3 Miliar

Senin, 21 Sep 2026 - 16:43 WIB