Pemko Medan Targetkan Rp 17 M dalam Rakernas APEKSI

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menargetkan perputaran ekonomi mencapai Rp 17 miliar dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Acara tersebut digelar sejak 28 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan melibatkan 96 pemerintah kota.

“Kehadiran delegasi dari 96 pemerintah kota selama lima hari diperkirakan mendorong perputaran ekonomi sekitar Rp 17 miliar melalui aktivitas belanja dan konsumsi peserta maupun panitia,” ujar Wali Kota Medan Rico Waas dalam konferensi pers di Balai Kota Medan, Selasa (30/6).

Rico menyebut, kontribusi terbesar berasal dari jasa penyelenggaraan acara sebesar 50,22 persen, disusul hotel dan akomodasi sebesar 37,13 persen, sektor makan dan minum serta UMKM sebesar 11,27 persen, dan transportasi sebesar 1,37 persen.

“APEKSI sendiri terdiri atas enam Komisariat Wilayah (Komwil), yakni Komwil I sebanyak 24 kota, Komwil sebanyak 10 kota, Komwil III sebanyak 25 kota, Komwil IV sebanyak 13 kota, Komwil V sebanyak 9 kota, dan Komwil VI sebanyak 17 kota,” jelasnya.

Menurut Rico, salah satu agenda yang menjadi daya tarik masyarakat adalah Karnaval Budaya yang diikuti 56 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia dengan total 2.984 peserta.

Baca Juga :  Usai di Tahan KPK, Wakil Bupati Langkat Nangis Saat di Wawancara

Karnaval ini menampilkan beragam seni, budaya, adat istiadat, serta identitas khas masing-masing daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkuat promosi budaya Nusantara.

“Selain menjadi forum strategis antarpemerintah kota, penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Medan,” katanya.

Lebih lanjut Rico mengatakan, sebanyak 375 pelaku UMKM turut dilibatkan dalam berbagai lokasi kegiatan. Yakni 179 UMKM di Galeri MPP, 50 UMKM di Hotel Santika, 65 UMKM di Lapangan Benteng, serta 81 UMKM di Lapangan Merdeka yang didominasi sektor kuliner, kriya, fesyen,
kesehatan, dan kecantikan.

Ia berharap penyelenggaraan Rakernas APEKSI ke-18 memberikan manfaat langsung bagi penyedia jasa event, industri perhotelan, pelaku UMKM, usaha kuliner, hingga sektor transportasi.

“Selain menggerakkan roda perekonomian daerah, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor perhotelan, restoran, dan perdagangan,” ungkapnya.

Diketahui, Kota Medan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026 yang berlangsung selama sepekan.

Rangkaian kegiatan diawali pada 28-29 Juni 2026 melalui pelaksanaan Youth City Changers dan Forum Pangan sebagai ruang kolaborasi bagi generasi muda dan para pemangku kepentingan dalam membahas berbagai isu pembangunan perkotaan.

Baca Juga :  325 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumut, 4 Masih Belum Beroperasi

Selanjutnya, pada 30 Juni 2026, Kota Medan menyambut kedatangan para kepala daerah melalui registrasi peserta, pelaksanaan sejumlah forum diskusi, serta Gala Dinner yang dirangkaikan dengan Closing Gelar Melayu Serumpun (GEMES).

Pada 1 Juli 2026, rangkaian kegiatan mencakup pelaksanaan Upacara Hari Jadi ke-436 Kota Medan, Ladies Program, Dialog Kota Tangguh, berbagai forum tematik, City Tour, pembukaan Indonesia City Expo, hingga Pembukaan Resmi Rakernas APEKSI XVIII.

Pada 2 Juli 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Bersama, Penanaman Pohon, Penandatanganan Prasasti, Ladies Program Fun Cooking Daun Ubi Tumbuk, forum-forum tematik, Sidang Pleno, Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, serta Karnaval Nusantara yang menjadi salah satu agenda puncak kegiatan.

Sementara itu, Indonesia City Expo, Pentas Seni, dan Bazar UMKM berlangsung sepanjang 1-3 Juli 2026 sebagai wadah promosi potensi daerah, investasi, serta produk unggulan dari berbagai kota di Indonesia.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada 3 Juli 2026 melalui penutupan Indonesia City Expo, sedangkan pada 4 Juli 2026 masyarakat masih dapat menikmati Hiburan Rakyat dan Bazar UMKM.

 

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah Bandar Sabu di Sekitaran Kuala Namu dan Tanjung Morawa Belum di Tangkap
Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 199 Pati dan Pamen, Wakapolda Sumut Dimutasi dan Kapolresta Deli Serdang Berganti
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan-Deli Serdang
1,6 Juta Penduduk Deli Serdang Terekam PAS JEMPOL
Profil Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen, Eks Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang Kini Wakapolda Sumut
Dari Kabupaten Karo ke Kota Medan, Kompol. Ras Maju Tarigan Resmi Menjabat Kasi Propam Polrestabes Medan
Kisruh PPP Medan: Hermawan Ngaku Ditipu, DPW Sumut Sebut Sudah Sesuai AD/ART
DITIKUNG DI TIKUNGAN AKHIR: Hermawan Merasa Ditipu DPW, PPP Medan Dinilai Khianati Muscab Sendiri
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Warga Resah Bandar Sabu di Sekitaran Kuala Namu dan Tanjung Morawa Belum di Tangkap

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 199 Pati dan Pamen, Wakapolda Sumut Dimutasi dan Kapolresta Deli Serdang Berganti

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan-Deli Serdang

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:02 WIB

1,6 Juta Penduduk Deli Serdang Terekam PAS JEMPOL

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Profil Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen, Eks Kasat Reskrim Polrestabes Medan yang Kini Wakapolda Sumut

Berita Terbaru

Daerah

1,6 Juta Penduduk Deli Serdang Terekam PAS JEMPOL

Senin, 12 Okt 2026 - 13:02 WIB