Medan Masih Gelap. 48 Jam Blackout, Warga Keluhkan Komunikasi dan Air Bersih,

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SUARASUMUTONLINE.ID– Listrik di Kota Medan belum menyala normal hingga Sabtu malam 23 Mei 2026, hampir 48 jam sejak sistem interkoneksi Sumatera padam total Kamis dini hari. Ribuan rumah di Medan Kota, Medan Sunggal, Medan Helvetia, dan Medan Deli masih gelap gulita.

Giliran Nyalakan Tak Merata
PLN Sumut mengklaim sudah menyalakan 35% beban sistem, tapi mayoritas dialirkan ke rumah sakit, PDAM Tirtanadi, dan BTS komunikasi. Pemukiman warga masuk prioritas tahap 2 dan 3.

“Kami hanya dapat listrik 2 jam kemarin malam. Sekarang mati lagi sejak jam 10 pagi. Genset tetangga sudah habis bensin,” kata Rina, warga Helvetia, lewat pesan suara ke redaksi.

Air dan Sinyal Ikut Terdampak
PDAM Tirtanadi menyatakan 12 zona distribusi terhenti karena pompa tidak bisa jalan. Warga antre di mobil tangki air yang disiapkan BPBD Medan.

Baca Juga :  Polrestabes Bantu Keluarga Kemala Dewi Korban Pencurian di Medan

Sinyal seluler juga melemah. Beberapa BTS kehabisan bahan bakar genset, sehingga WhatsApp dan telepon sulit tembus. “Anak saya nggak bisa sekolah online, tugas nggak bisa dikirim,” ujar Andi, warga Marelan.

PLN: Beban Belum Stabil, Takut Trip Ulang
Manager PLN ULP Medan Kota, Suryadi, mengatakan penyalaan bertahap sengaja diperlambat untuk menjaga stabilitas frekuensi.

“Kalau langsung full load, sistem bisa trip lagi. Kami tes bertahap, cek panas kabel, cek gardu. Targetnya Minggu pagi 80% Medan sudah nyala,” katanya, Sabtu sore.

Tim PLN masih fokus pada jaringan 150 kV yang mensuplai Gardu Induk Sunggal dan Glugur. Gangguan di jalur transmisi Sumatera Barat–Riau masih jadi penyebab utama belum stabilnya suplai masuk ke Sumut.

Baca Juga :  DPN Ajak Masyarakat Sumut Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Pemko Medan Buka Posko Darurat
Pemko Medan membuka 15 posko darurat di kecamatan terdampak. Bantuan berupa air bersih, lilin, dan solar untuk genset puskesmas sudah didistribusikan. Wali Kota Bobby Nasution meminta PLN transparan soal jadwal penyalaan per wilayah.

“Kami butuh kepastian. Warga butuh tahu kapan listriknya nyala biar bisa atur kebutuhan,” ujarnya.

Warga kini menunggu, apakah janji “Minggu pagi 80% nyala” akan terwujud, atau Medan harus melewati malam ketiga tanpa lampu.

 

Penulis : B. Nasution

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan
Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta
Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu
Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara
Datangi Kantor Gubsu, Buruh Minta UMP Sumut 2027 Naik hingga 10 Persen
Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025
Sidang Korupsi PNBP KSOP Belawan, Saksi Sebut Pembayaran Jasa Kapal ke Pelindo
Kapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional
Berita ini 159 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:02 WIB

Diduga Ilegal, Warga Minta Galian Batuan di Lau Seprang Dihentikan

Jumat, 6 November 2026 - 15:16 WIB

Eks Kadinsos Samosir Divonis Satu Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Bantuan Banjir Rp516 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Deli Serdang Dukung Pembentukan Lima Ranperda dari Penanggulangan Bencana dan Guru Sekolah Minggu

Jumat, 6 November 2026 - 15:11 WIB

Dua Terdakwa Perkara Pengrusakan Alat Berat Milik PT. Universal Gloves di Patumbak-Deli Serdang Divonis 1 Tahun Penjara

Jumat, 6 November 2026 - 15:02 WIB

Kejari Pematangsiantar Periksa Pengadaan Komputer Dinkes 2025

Berita Terbaru

Medan

Pemko Medan Kejar Kembali Penghargaan Adipura

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:19 WIB