Siswa SMP Negeri 1 Medan Diduga Diculik dan Dirampok Sepulang Sekolah

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, SSOL.ID – Seorang siswa SMP Negeri 1 Medan, berinisial KZ, diduga menjadi korban penculikan, penyekapan hingga perampokan di Jalan Bunga Raya, Asam Kumbang, Medan Selayang, Kamis (20/8/2026) sore.

Tak hanya mengalami trauma, siswa kelas 3 SMP itu juga kehilangan satu unit handphone. Ia juga mengalami luka karena lompat dari mobil terduga pelaku untuk menyelamatkan diri.

Menurut orang tuanya, Irfan Azmi, peristiwa itu terjadi saat anaknya pulang sekolah. KZ yang sehari-hari pulang seorang diri dihampiri satu unit mobil. Dari dalam mobil, seseorang menanyakan jalan. KZ pun dikatakan tak menanggapinya sembari terus berjalan.

“Dari cerita anak, dia jalan pulang sendiri dan kondisi jalan lagi sepi. Dipepet sama mobil, awalnya nanya jalan, anak saya cuek, tiba-tiba pintu mobil dibuka dan langsung ditarik masuk dalam mobil,” ucapnya, Kamis (20/8/2026) tengah malam.

Di dalam mobil, lanjut pria yang pernah berprofesi sebagai wartawan Tribun dan Kompas itu, anaknya disuruh diam. Pria yang berada di dalam mobil juga meminta KZ menyerahkan handphonenya.

Baca Juga :  Restorative Justice (RJ) Hadir Ciptakan Kedamaian Ditengah Masyarakat, Pelaku Pencurian Sepeda Motor Dimaafkan

Setelah handphone diberikan, pelaku pun menyerahkan handphone tersebut ke pengemudi sepeda motor yang ikut membuntuti mobil tersebut.

“Handphone diberikan ke kawan dia yang mengendarai motor, ada 3 orang, dua sepeda motor. Yang nerima handphone naik Scoopy hitam dan pakai helm hitam,” tuturnya.

Mendapat handphone itu, dua sepeda motor itu pun tancap gas meninggalkan mobil tersebut. Di dalam mobil, KZ dikatakan terus berupaya melepaskan diri. Salah satu tangannya pun terlepas dari genggaman pria yang ada di dalam mobil.

“Jalannya pas macet, nggak macet total karena mobil masih bisa jalan merayap. Pelan-pelan tangannya yang digenggam lepas satu, posisi dia duduk di pinggir, pintu nggak di-unlock dari depan. Jadi secepatnya dia buka, dia keluar mobil jatuh di pinggir jalan sekitar Pajak Melati,” lanjutnya.

Meski berteriak maling, namun warga sekitar dikatakan tak merespons. Bahkan saat KZ bangkit dari lompatan itu, pengemudi Vespa yang melintas juga tak memperdulikan siswa SMP tersebut.

Baca Juga :  PETI di Madina Kembali Makan Korban: 2 Penambang Tewas Tertimpa Longsor, 1 Kritis

“Nggak ada yang mau bantu. Sama tukang becak berhenti juga dicueki. Padahal anak saya sudah minta-minta tolong,” sambungnya.

Melihat keadaan sekitar, KZ dikatakan menyadari lokasinya berada. Ia kemudian menyetop angkot dan pulang ke rumahnya.

“Dia baru sadar pas lihat angkot P25. Terus dia sadar masih ada duit di kantongnya. Barulah dia perhatikan jalan, sadar jalan arah rumah di mana, baru dia tunggu lagi angkot P25,” ungkap Irfan.

Akibat peristiwa itu, kata Irfan, selain kehilangan handphone, anak sulungnya itu mengalami trauma dan sakit. Irfan pun menduga jika anaknya telah ‘digambar’ terlebih dahulu oleh pelaku. Irfan pun berencana membuat laporan polisi, Jumat (21/8/2026).

“Sekarang anak saya demam. Prediksi saya sudah digambar karena sering pulang sendiri. Besok (hari ini) rencananya saya buat laporan ke polisi,” ujarnya. (*) Yoelie

Penulis : Yuli

Follow WhatsApp Channel suarasumutonline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas
Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta
Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi
Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno
Polsek Patumbak Berhasil Amankan Pengedar Sabu di Sigara-gara Deli Serdang
Terdakwa Korupsi Proyek Waterfront City dan Tele di Tuntut Dua Tahun Penjara
Oknum Pegawai Lapas Medan Diduga Jadi Kurir 599 Vape Narkoba
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Selasa, 3 November 2026 - 22:45 WIB

Diduga Mau Curi Kabel Telkom, Pria Dimedan Tewas

Selasa, 3 November 2026 - 15:40 WIB

Pria di Tanjung Morawa Ditangkap Polisi, Didug Curi Handphone, Tablet dan Uang Rp. 2 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

Dit Reskrimsus Polda Sumut Tahan Mantan Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 09:17 WIB

Kapolres Tebing Tinggi Ungkap 3 Kasus Kejahatan Siber, Judol hingga Video Porno

Berita Terbaru